Suara.com - Ayah David, Jonathan Latumahina menegaskan dirinya tidak akan memberikan maaf kepada Mario Dandy Satriyo, AG maupun Shane.
Pasalnya, mereka telah menyebabkan David mengalami koma berminggu-minggu hingga kerusakan berat pada syaraf otaknya.
Melalui akun Twitter miliknya, pengurus PP GP Ansor itu menegaskan ia menarik pernyataan memberikan maaf yang pernah disampaikannya beberapa waktu lalu.
"Di hari ke-30, ular-ular beludak itu mau pakai permaafan saya saat itu untuk meringankan mereka kelak. Saya tarik ucapan itu," kata Jo seperti dikutip Suara.com, Kamis (23/3/2023).
Jo mengaku, ia menulis cuitan tersebut saat berada tepat di tubuh David yang terbaring lemas di kasur perawatan rumah sakit.
Ia juga mengunggah foto kondisi David terkini di ruang perawatan.
Ia membeberkan seluruh kondisi yang dialami David saat ini. David dinyatakan belum sadar.
Untuk bernafas saja David melalui trakestomi dengan luka lubang di kerongkongannya. Di bahu sebelah kirinya juga dipasang infus vena besar.
"Menggunakan selang NGT untuk makan dan minumnya," kata Jonathan.
Baca Juga: Terungkap! Mario Dandy Sebar Video Penganiayaan ke Teman Sekolah David Sambil Menantang
Dalam cuitan itu, ia menegaskan tidak akan memberikan pengampunan apapun terhadap para tersangka yang menyebabkan putranya kesakitan hingga saat ini.
"Catat ini ya, saya tidak rela dan tidak ada ampunan apapun. Mintalah pada Tuhan kalian pengampunan itu," tegas Jonathan.
Keluarga David Tempuh Jalur Hukum
Keluarga David akan melaporkan Mario Dandy ke polisi atas aksi menyebarluaskan video penganiayaan ke teman-teman David.
Hal ini diungkap oleh pihak keluarga David, Alto Luger. Alto menyebut Mario menyebarkan video tersebut dengan menyertakan narasi menantang.
"Si Mario memang mengirim itu ke anak-anak yang di PL (SMA Pangudi Luhur) narasinya adalah ‘ini gua sudah ngerjain teman kalian’," kata Alto kepada wartawan, Rabu (22/3/2023).
Atas adanya fakta tersebut, kata Alto, pihaknya juga berencana melaporkan kembali Mario ke pihak kepolisian. Laporan tersebut rencananya akan dilayangkan dengan persangkaan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau ITE.
"Itu menjadi salah satu pertimbangan kami untuk turut melaporkan ke pihak kepolisian," ujarnya.
Tag
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Rafael Alun Sewa Dua Jenderal, Beking Mario Dandy Tersangka Penganiaya David! Benarkah?
-
Terungkap! Mario Dandy Sebar Video Penganiayaan ke Teman Sekolah David Sambil Menantang
-
Update Kondisi David Hari Ini: Makin Bagus Responsnya
-
Dianiaya Mario Dandy, Mata David Ozora Sudah Lebih Fokus Usai Dirawat Sebulan Lebih di ICU
-
Jonathan Latumahina Update Kondisi David: Alami Trauma Mendalam di Saraf
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil
-
Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung
-
Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara
-
Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani
-
Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas
-
Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI