Suara.com - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, SF Hariyanto kembali mencuri perhatian publik. Video klarifikasinya yang menceritakan liburan istrinya ke Turki viral di media sosial.
Salah satu akun media sosial yang mengunggah ulang video tersebut adalah akun Twitter @PartaiSocmed pada Senin (27/3/2023).
Dalam video yang merupakan penggalan dari tayangan salah satu televisi swasta itu, SF Hariyanto mengklarifikasi dan menceritakan liburan istrinya, Adrias Hariyanto ke Turki yang menurutnya jauh dari kata mewah.
Bahkan ia menyatakan, liburan tersebut cenderung penuh dengan keprihatinan. Seperti apa liburan prihatin yang diungkapkan SF Hariyanto? Berikut ulasannya.
Ke Turki dengan tiket promo
Dalam video berdurasi 1 menit 23 detik itu, Hariyanto mengatakan, plesiran istrinya ke Turki jauh dari kata mewah dan hedon.
Salah satu indikasinya, menurut dia, adalah istri dan 11 temannya itu harus menunggu tiket promo untuk bisa terbang ke sana.
"Iya kunjungan ke luar negeri ke Turki, istri saya bersama kawannya lebih kurang 11 orang itu pun rame-rame, Kawannya itu adalah pernah kuliah di Turki jadi mereka berangkatnya dengan menggunakan tiket promo," kata Hariyanto dalam video itu.
Harga tiket Rp10 juta PP, telantar 9 jam di bandara
Hariyanto melanjutkan, harga tiket promo yang didapat istrinya cukup ekonomis yakni Rp10 juta pulang pergi.
Murahnya tiket tersebut, menurut Hariyanto, berdampak pada fasillitas yang didapat istrinya berserta teman-temannya. Salah satunya, waktu tunggu di bandara cukup lama hingga 9 jam.
“Karena murah, itu bisa mereka di Dubai itu 9 jam menunggu pesawat,” ujarnya.
Ngaku hemat sewa apartemen Rp500 ribu
Hariyanto melanjutkan, selama di Turki pun istrinya dan teman-temannya selalu berhemat agar pengeluarannya bisa ditekan.
Salah satunya adalah dengan menyewa sebuah apartemen kelas menengah dengan harga yang cukup rendah yakni Rp500 ribu.
Berita Terkait
-
Begini Cerita Istri Sekda Riau Pergi ke Turki Pakai Tiket Promo dan Tidur di Apartemen Murah, Benarkah?
-
Sekda Riau SF Hariyanto Jadi Gunjingan, UAS Ingatkan Kita tentang Dosa Ghibah
-
5 'Silat Lidah' Sekda Riau yang Bikin Publik Geram: Toko Ritz Carlton hingga Nyicil Sepeda
-
Harta Sekda Provinsi Riau SF Hariyanto Akan Dilihat Langsung oleh KPK
-
Buntut Flexing Anak dan Istri Sekda Riau, SF Hariyanto Bakal Dipanggil KPK ?
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Negara Boncos Rp1 Triliun per Bulan, DPR Desak MBG Disetop Sementara
-
Bantah Klaim BEM UI, Polda Metro: Sampai Detik Ini Tak Ada Surat Pemberitahuan Demo
-
DEN Temukan Potensi 9 Juta Barel Tangki Minyak Menganggur, Disiapkan untuk Kondisi Krisis
-
'Ada Bukti Transfer Uang'! Pengakuan Saksi dalam Kasus Suap Impor Bea Cukai
-
Jangan Tunggu Rakyat Menjerit! Guru Besar UMY Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan Energi Nasional
-
Sita Bom Molotov! Polisi Tangkap 2 Orang Diduga Ingin Tunggangi Demo Mahasiswa di Jakarta
-
Pegawainya Terjaring OTT KPK, Pengawasan Internal BPK Dinilai Gagal Total
-
IKN Tidak Urgent! DPR Diminta Tolak Tambahan Anggaran Rp15,5 Triliun
-
Siasat Penjual Es Teh di Demak Jadi Kedok Edarkan Sabu, Ternyata Residivis dan DPO!
-
Pramono Respons Demo Mahasiswa di HI: Silakan Protes, Jangan Rugikan Publik