Suara.com - Umat Kristiani tengah bersiap untuk merayakan Hari Paskah dan Jumat Agung. Hari suci umat Kristen ini dirayakan untuk memperingati kebangkitan Yesus Kristus atau sang Juru Selamat menuju surga. Lantas kapan Paskah dan Jumat Agung 2023?
Dikutip dari berbagai sumber, hari Paskah menjadi hari kemenangan bagi Yesus Kristus dari kematian-Nya. Karena Dia telah mengorbankan dirinya untuk menebus segala kesalahan dan dosa umat manusia. Sehingga dosa dan kesalahan manusia akan diampuni sehingga mereka selamat.
Hari Raya Paskah untuk memperinhati kebangkitan Yesus Kristus dari kematian adalah sebuah rangkaian perayaan yang akan dimulai dengan Rabu Abu lalu di Minggu terakhir sebelum perayaan Paskah, umat Kristiani juga akan merayakan Minggu Palma yang dilakukan untuk mengenang sengsara Yesus.
Minggu Palma juga dijadikan sebagai pembuka dari Pekan Suci yang akan berfokus pada minggu terakhir Yesus berada kota Yerusalem. Di dalam peringatan Pekan Suci, ada perayaan Tri Hari Suci yang akan diawali dengan perayaan Kamis Putih, Jumat Agung, dan juga Malam Paskah, kemudian baru Minggu Paskah sebagai puncak perayaanya.
Makna Jumat Agung
Jumat Agung disebut juga sebagai agung
Karena pada saat itu, Yesus Kristus dijatuhi hukuman mati bukan karena dia melakukan kejahatan, namun karena kasih sayanhnya kepada manusia hingga rela mengorbankan dirinya.
Di hari Jumat Agung, umat Kristiani akan dibacakan sebuah Kisah Sengsara Yesus menurut Injil Yohanes. Berdasarkan kisah sengsara tersebut, yang nampak dalam sengsara dan wafat Yesus Kristus bukan kehinaan dari hukuman, melainkan justru keagungan Yesus yang rela mati demi menebus dosa manusia.
Dengan perayaan Jumat Agung ini, mengajak seluruh umat untuk mengingat dan menghayati kembali penderitaan dan kematian Yesus Kristus di atas kayu salib. Sehingga umat Kristen dan Khatolik bisa merasakan kasih-Nya yang begitu besar.
Hari Jumat Agung sendiri akan jatuh dua hari sebelum perayaan Paskah. Adapun tanggal pasti terkait peristiwa Jumat Agung ini tidak pernah tercatat dalam alkitab. Namun dari berbagai sumber, penelitian dan perkiraan, peristiwa Jumat Agung diyakini telah terjadi pada tahun 33 atau 34 Masehi.
Baca Juga: Kumpulan Ucapan Selamat Jumat Agung Penuh Doa untuk Orang Terdekat
Makna Paskah
Sesuai dengan nubuat yang telah tertulis di dalam Alkitab, setelah Yesus Kristus mati dan dikuburkan, di hari ketiga, tepatnya pada Hari Minggu diceritakan Dia bangkit dari kematian-Nya. Kebangkitan-Nya ini memberi bukti jika Yesus merupakan Anak Allah yang mampu menaklukkan seluruh penderitaan dan maut.
Itulah mengapa hari kebangkitan Yesus ini disebut Paskah yang juga bertepatan dengan Hari Minggu. Makna Paskah secara lebih rinci adalah hari kebangkitan atau Minggu Kebangkitan. Hari Raya Paskah akan jatuh pada hari Minggu pertama setelah bulan purnama paskah, yakni bulan purnama di saat atau setelah tanggal 21 Maret setiap tahunnya.
Sebapai informasi, tanggal hari Paskah setiap tahun akan selalu berubah dan tidak sama dengan tahun sebelumbya. Hal ini lantaran adanya perbedaan perhitungan terkait penanggalan yang dilakukan oleh pihak Gereja Ortodoks Timur dan Gereja Katolik Roma.
Lantas kapan perayaan Paskah dan Jumat Agung tahun 2023 ini. Simak informasinya berikut ini.
Kapan Paskah dan Jumat Agung 2023?
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan