Suara.com - Puluhan anggota Barisan Ansor Serbaguna atau Banser Nadhlatul Ulama (NU) mendatangi Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (5/4/2023 siang. Kehadiran mereka dalam rangka mengawal jalannya sidang tuntutan mantan kekasih Mario Dandy berinisial AG (15) terkait kasus penganiayaan berat terhadap David Ozora.
Muhammad Ainul Yakin, Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor DKI Jakarta menyebut setidaknya ada 30 orang anggota Banser yang hadir di PN Jaksel.
"Sekitar 30 orang lah. Kita batasi jangan banyak banyak nanti juga tidak enak kan dikira maksud apa," ujar Ainul di PN Jaksel, Rabu (5/4/2023).
Tak hanya sidang AG, Ainul menyampaikan Banser juga akan mengawal persidangan Mario Dandy dan Shane Lukas mendatang.
Dia berharap jaksa penuntut umum (JPU) menuntut AG dengan hukuman maksimal. Ainul menyebut pihaknya memberikan dukungan penuh kepada pihak David terkait perkara ini.
"Ya harus maksimal, maksimalnya biar hakim yang tahu," kata dia.
Saat ini, sidang dengan agenda pembancaan tuntutan tehradap AG sedang berlangsung. Sidang tersebut digelar secara tertutup merujuk pada asa peradilan anak.
Sebelumnya AG didakwa Pasal 353 ayat (2) KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP dengan ancaman pidana 7 tahun penjara dan Pasal 355 ayat (1) tentang Penganiayaan Berat dengan ancaman pidana 12 tahun penjara.
Dua tersangka dalam kasus tersebut, Mario Dandy dan Shane Lukas sempat dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan AG pada Selasa (4/4/2023) kemarin.
Berita Terkait
-
Hesti Purwadinata Tak Ikhlas Bayar Pajak, Netizen: Mewakili Suara Rakyat
-
Mario Dandy Cs Alami Stres hingga Teriak-teriak di Sel Penjara
-
Ayah David Ozora Sebut Mario Dandy Dan Para Tersangka Lainnya Stress Banyak Teriak di Sel
-
Cek Fakta: Mario Dandy Nyaris Adu Jotos dengan Rafael Alun
-
Pakai Hoodie Putih, AG Tiba di PN Jaksel Jelang Sidang Tuntutan Kasus Penganiayaan David Ozora
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123