Suara.com - Setelah menjalankan ibadah puasa seharian penuh, waktu berbuka merupakan momen yang amat ditunggu-tunggu. Sebelum berbuka, alangkah baiknya untuk membaca doa buka puasa terlebih dahulu.
Doa merupakan ungkapan rasa syukur kita terhadap Allah SWT atas segala nikmat yang telah diberikan. Termasuk juga membaca doa sebelum buka puasa Ramadhan. Sama halnya dengan kita mengucap rasa syukur karena Allah telah memberikan kekuatan terhadap kita setelah sehari menahan dir dari haus dan lapar.
Selain itu, membaca doa buka puasa sangatlah dianjurkan. Karena buka puasa adalah waktu yang istimewa sehingga doa kita tidak akan tertolak. Jadi sangat disayangkan jika kita melewatkan kesempatan berharga itu.
Lantas bagaimana bacaan doa buka puasa Ramadhan yang shahih itu? Sebaiknya kapan doa buka puasa itu dibaca? Simak ulasannya berikut ini.
Doa Buka Puasa
Dalam hadist riwayat Bukhari dan Muslim serta Abu Daud menyebutkan bahwa ada dua versi doa buka puasa yang dibaca oleh Nabi Muhammad SAW. Berikut ini bacaannya:
1. Doa Berbuka Puasa Ramadhan Menurut HR Bukhari dan Muslim
Allahumma laka shumtu wa bikaa amantu wa'alaa rizqika afthartu. Birrahmatika yaa arhamar roohimiin.
2. Doa Berbuka Puasa Ramadhan Menurut HR Abu Daud
Baca Juga: Mimpi Basah Siang Hari di Bulan Ramadhan Membatalkan Puasa? Ini Kata Buya Yahya
Dzahabaz zhama'u wabtaallatil 'uruqu wa tsabatal ajruu, insyaallah.
Artinya: "Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah basah serta pahala telah tetap, insya Allah."
Penting untuk diketahui bahwa saat tiba waktu berbuka puasa, hendaknya lekas menyegerakan untuk berbuka. Karena menyegerakan berbuka puasa saat tiba waktu berbuka adalah sunnah sebagaimana hadis Rasulullah SAW yang bunyi hadisnya seperti berikut ini:
Artinya: "Manusia selalu dalam keadaan baik selama mereka segera berbuka (bila waktunya telah tiba)." (HR Bukhari)
Demikian ulasan mengenai bacaan doa buka puasa yang shahih menurut Imam Bukhori, Imam Muslim, dan Imam Adu Daud yang bisa diamalkan oleh umat Muslim. Semoga bermanfaat!
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!
-
Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil
-
Sambil Menangis, Kepala BGN Ungkap Kekecewaan: Saya Tak Tega, Niat Baik Prabowo Dikhianati
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Komunitas Muratara Bernafas: Penertiban PETI Percuma Tanpa Penataan Wilayah dari Pemerintah
-
Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?
-
Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar
-
Siapa ANH? Pria yang Ditetapkan Sebagai Tersangka karena Bawa Bom Molotov saat Demo 12 Juni
-
Peneliti UGM Tamatkan Misteri Rumah Api di Sleman: Bukan Dipicu Gas Alam atau Medan Elektromagnetik