Suara.com - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo menyatakan bahwa peserta mudik gratis program Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta membludak sehingga dibutuhkan 18 armada bus tambahan untuk mengangkut penumpang sebanyak 24.164 orang.
“Oleh sebab itu dari jumlah 484 bus yang dianggarkan Pemprov DKI Jakarta terdapat kekurangan bus yaitu sebanyak 18 bus,” kata Syafrin di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Senin (17/4/2023).
Untuk kekurangan jumlah bus yang dibutuhkan, Syafrin menjelaskan sudah mendapatkan bantuan tambahan armada tersebut dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta.
“Alhamdulillah dari BUMD DKI Jakarta telah berkenan untuk membantu dengan menyampaikan CSR dalam bentuk bus yaitu Bank DKI sebanyak 10 bus, PT MRT 2 bus, PT Transjakarta 5 bus dan PT LRT sebanyak 1 bus,” tuturnya.
Sebelumnya, Syafrin Liputo menyatakan penumpang mudik gratis dari program Pemprov DKI Jakarta meningkat 25,3 persen.
“Animo masyarakat untuk mudik tahun ini sangat tinggi. Dari hasil klarifikasi, terdapat total 24.164 penumpang yang akan mudik atau meningkat 25,3 persen dari target,” jelas Syafrin.
Dia melaporkan pihaknya telah melepaskan truk untuk mengangkut sepeda motor pada Minggu (16/4/2023) diikuti dengan pelepasan 13.541 penumpang dengan 284 bus pada hari ini.
"Untuk arus balik angkutan Lebaran gratis tahun 2023, untuk truk akan dilepas pada 27 April 2023 dan bus akan dilepas pada 28 April 2023 dari 19 kota di 6 provinsi," ujar Syafrin.
Perlu diketahui, Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono melepaskan 13.541 pemudik dengan 284 bus ke kampung halaman masing-masing.
Baca Juga: Besok, Pemudik Sepeda Motor Diprediksi Mulai Padati Jalan Kalimalang
Dia mengibarkan bendera dengan diikuti laju perlahan bus-bus terlebut. Para sopir bus membunyikan klakson bis dan para penumpang terlihat melambaikan tangan kepada Heru, Syafrin, dan Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK
-
Clara Shinta Ogah Damai dengan Mantan Suami, Proses Hukum Jalan Terus
-
Wacana Penderita TBC Jadi Penerima MBG Ditolak DPR, Dinilai Berpotensi Sebarkan Penyakit
-
Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral
-
DPR Ungkap Dana Transfer Daerah 2027 Disunat Rp300 Triliun, Gaji PPPK Terancam Macet