Suara.com - Jelang Idul Fitri 2023, masyarakat akan mendapatkan bansos dari Kemensos (Kementrian Sosial). Lantas, bagaimana cara cek bansos Kemensos 2023 secara online? Berikut ini ulasannya.
Diketahui, bansos Kemensos ini diberikan guna membantu ekonomi masyarakat Tanah Air yang kurang mampu. Bansos jelang Idul Fitri ini juga diberikan guna menekan inflasi pangan jelang Idul Fitri 1444 H.
Untuk bansos Idul Fitri 2023 ini, nantinya penerima manfaat akan diberikan bantuan 10 kg beras dari pemerintah yang disalurkan melalui lembaga.
Untuk pemberian bansos Kemensos mengacu pada DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) yang setiap bulannya diperbarui. Adapun bansos Kemensos ini memiliki tiga program utama yaitu seperti berikut ini:
1. Program PKH (Program Keluarga Harapan)
2. BPNT (Bantuan Pangan non-Tunai)
3. PBI JK (Program Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional).
Dalam program bansos Kemensos 2023 ini, Pemerintah setidaknya menargetkan untuk KPM PKH 10 juta, KPN BPNTb18,8 juta, dan PBI JK 96,8 juta.
Lantas, bagaimana cara cek bansos Kemensos 2023 secara online? Untuk selengkapnya, berikut ini ulasannya yang dilansir dari situs resmi Kemensos.
Cara Cek Bansos Kemensos 2023 Secara Online
1. Pertama-tama, buka laman https://cekbansos.kemensos.go.id/
Baca Juga: Bansos Sembako dan PKH Regional 6 Pos Indonesia Makassar Tuntas Sebelum Lebaran 2023
2. Lalu, isi wilayah penerima manfaat seperti provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan
3. Kemudian, masukkan nama lengkap penerima manfaat sesuai KTP (Kartu Tanda Penduduk)
4. Selanjutnya, isi kode captcha
5. Berikutnya, klik "Cari Data"
6. Setelah itu, akan muncul nama penerima manfaat sesuai wilayah yang diinput.
Jika nama kamu terdaftar sebagai penerima manfaat, maka akan muncul informasi program bansos yang akan kamu terima. Namun, jika nama kamu tidak terdaftar, maka akan muncul pemberitahuan "Tidak Terdapat Peserta/PM".
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT