Suara.com - Pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua untuk melakukan perjalanan pulang kampung menuju sejumlah daerah di Pulau Jawa, terpaksa menghentikan laju kendaraan saat melaju di Jalan Raya Kalimalang di Kota Bekasi, Jawa Barat (Jabar) pada Kamis (20/4/2023) siang.
Hujan yang mengguyur kawasan tersebut sekira jam 15.40 WIB, membuat pemudik kendaraan roda dua terpaksa berteduh. Akibatnya, kepadatan lalu lintas terjadi di depan Pos Pengamanan Posko Mudik Sumber Arta yang menjadi tempat berteduh para pemudik berroda dua.
Selain di sekitar pos pengamanan mudik Sumber Artha, sebagian pemudik lainnya memilih berteduh di bawah Jalan Tol Becakayu. Mereka kebanyakan tidak memilih untuk berlama-lama berteduh.
Mereka hanya menepi untuk menggunakan jas hujan. Sebagian lainnya menilih untuk menunggu hujan reda. Salah satunya, yang dilakukan Rini. Pemudik yang akan menuju kampung halamannya di Purworejo, Jawa Tengah tersebut mudik bersama temannya yang juga akan ke kampung halaman di Kebumen, Jawa Tengah.
"Saya tadi berangkat jam 01.30 WIB dari Tangerang," kata Rini di Pos Pengamanan Mudik Sumber Arta, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (20/4/2023).
Pantauan Suara.com, lau lintas di Jalan Raya Kalimalang masih ramai lancar pada H-2 Idul Fitri. Kemacetan di jalur ini diprediksi akan terjadi pada malam hari.
Sebelumnya, petugas berencana melakukan rekayasa lalu lintas one way di Simpang Kincan Jalan Kalimalang jika terjadi kepadatan lalu lintas.
Kepala Pospam Posko Pemudik Sumber Arta Kalimalang Iptu Mian Siregar menjelaskan, one way akan diberlakukan secara situasional untuk mengatasi lonjakan kemacetan.
"Di peta, tertera arah ke Bekasi. Kalau diberlakukan one way, ini akan satu arah semua (ke timur/Bekasi)," kata Mian sambil menunjuk bagian jalan di peta saat ditemui di Posko Pemudik Sumber Arta Kalimalang, Bekasi, Rabu (19/4/2023).
Baca Juga: Malam Ini Diprediksi Jadi Puncak Arus Mudik, Jalan Raya Kalimalang Terpantau Ramai Lancar
Lebih lanjut, dia menjelaskan jika one way diberlakukan, maka pengguna jalan yang melaju ke arah Jakarta akan dialihkan di sisi jalan yang lain. Para pengguna jalan tetap bisa berputar arah menuju Jakarta melalui u-turn di Simpang Kincan.
"Selebihnya, ke arah timur akan diberlakukan one way. Kami tutup rapat arah sebaliknya," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Malam Puncak HUT Jakarta 499: Konser Mahalini di Bundaran HI hingga Tarif Transportasi Rp1!
-
Jalanan Venezuela Dipenuhi Warga Hanya Pakai Piyama Pasca-Gempa Bumi, Kenapa?
-
Kematian Peserta KDMP dan KNMP Bukti Pendekatan Militeristik Tak Cocok untuk Warga Sipil!
-
Rieke Kritik Kasasi 'Paket Kilat' Nikita Mirzani, Kejagung Malah Puji: Bagus, Ada Kepastian Hukum
-
Richard Lee Heran Jadi Terdakwa, Padahal Produk Dibeli dari Toko Lain
-
Tiyo Ardianto Sebut Pelaporan Dirinya Jadi Ajang Cari Muka ke Presiden Prabowo
-
John Lennon hingga Tulkuyem: Eks Ketua Ombudsman Gunakan Nama Samaran Demi Muluskan Suap Tambang!
-
Cerita Menegangkan Jurnalis Venezuela Terjebak di Lift saat Gempa Bumi, Tambah Kaget Lihat Medsos
-
Laporan Awal, 32 Orang Tewas karena Gempa Bumi Venezuela
-
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Didakwa Terima Suap Uang dan Rumah Rp4,9 Miliar