Suara.com - Arus lalu lintas (lalin) di kawasan Puncak, Bogor, dilaporkan mengalami kepadatan pagi ini. Alhasil, polisi menerapkan aturan one way atau sistem satu arah dari arah Jakarta menuju Puncak.
"Pukul 07.30 WIB kami laksanakan one way arah atas," kata KBO Satlantas Polres Bogor Iptu Ardian Novianto saat dihubungi, Minggu (23/4/2023).
Ardian mengatakan penyebab terjadinya kepadatan kendaraan karena semakin ramainya masyarakat yang menuju ke kawasan Puncak.
"Arusnya bercampur antara arus silaturahmi masyarakat dan arus wisata sehingga bercampur semuanya. Bahkan ditambah arus yang mudik di hari kedua lebaran," jelas Ardian.
Ardia menyebut arus lalu lintas dari arah Cianjur menuju Bogor atau Puncak kini sedang ditutup tepatnya di depan Masjid Atta'Awun.
"Sehingga berlaku dari Gadog itu satu arah ke atas," imbuhnya.
Lebih lanjut, Ardian menambahkan rencananya aturan one way akan diberlakukan hingga pukul 12.00 WIB siang ini. Namun begitu, pihak kepolisian akan terus menyesuaikan dengan kondisi arus lalu lintas.
Berita Terkait
-
Momen Anies dan Sandiaga Silaturahmi ke Rumah Ketua Majelis Syuro PKS di Hari Pertama Lebaran
-
Berkunjung ke Rumah Anies Baswedan di Hari Pertama Idul Fitri, AHY Diajak House Tour
-
Lebaran Lagi Banyak Makanan, Jangan Ngawur Sebab Bisa Mengganggu Kesehatan
-
Remisi Idul Fitri 2023, Negara Bisa Hemat Rp 8,5 Miliar Bahan Makan 15.258 Napi
-
Update Mudik! 933 Kecelakaan Terjadi setelah Empat Hari Operasi Ketupat Berjalan
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
AS Tawarkan Hadiah Rp169 Miliar untuk Informasi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
-
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan