Suara.com - Gerindra memperkenalkan empat kader baru usai Sandiaga Uno hengkang dari parpol besutan Prabowo Subianto itu. Diketahui Sandiaga resmi pamit dari Partai Gerindra pada Minggu (23/4/2023) kemarin menyusul kabar bergabung dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Namun dari beberapa kader baru Gerindra itu, ada yang rupanya menuai pro dan kontra publik. Simak profil 4 kader baru Gerindra usai Sandiaga Uno hengkang berikut ini.
1. Iwan Bule
Mochamad Iriawan atau Iwan Bule yang merupakan eks Ketum PSSI diumumkan sebagai salah satu kader baru Gerindra pada Kamis (27/4/2023) kemarin. Bahkan, Iwan Bule langsung dilantik sebagai Wakil Dewan Pembina Gerindra menggantikan posisi Sandiaga Uno.
2. Wagub Sumsel Mawardi Yahya
Selain Iwan Bule, kader baru Gerindra lainnya adalah Wakil Gubernur Sumatera Selatan Mawardi Yahya. Prabowo menunjuk Mawardi Yahya sebagai anggota dewan pembina Gerindra.
3. Al Ghazali dan El Rumi
Bukan hanya kalangan politisi, anak artis Ahmad Dhani, yakni Al Ghazali dan El Rumi pun resmi diperkenalkan sebagai kader baru Partai Gerindra. Awalnya Ahmad Dhani yang menjabat sebagai wasekjen Gerindra merapat ke kediaman Prabowo Subianto di tengah gelaran rapat koordinasi.
Ahmad Dhani membawa ketiga anaknya yaitu Al Ghazali, El Rumi dan Dul Jaelani. Saat itu, Al dan El ternyata telah bergabung dengan Partai Gerindra. Prabowo memperkenalkan langsung Al dan El saat konferensi pers usai rapat koordinasi. Prabowo menilai kehadiran kalangan muda itu merupakan masa depan partai dalam memenangkan Pemilu 2024.
Keikutsertaan Al Ghazali dan El Rumi sebagai kader baru Gerindra mendapat banyak sorotan dari warganet. Tak sedikit dari mereka menyangsikan putra Maia Estianty itu terjun ke dunia politik.
"Mereka kan dibayar untuk menaikkan pamor partai jdi promosi," komentar salah satu warganet.
"Potensinya apa ya kedua anak ini? Apa hanya melihat ketenaran di dunia selebritis? Menurut aku, mending terus berkiprah di dunia musik aja dah, pasti makin gacor," ujar warganet.
Baca Juga: Al Ghazali dan El Rumi Resmi Gabung Gerindra, Dukung Prabowo Jadi Capres
Meski begitu ada juga warganet yang mendukung Al dan El gabung di Gerindra karena mereka berdua memiliki darah keturunan pahlawan. Mereka merupakan cicit dari HOS Tjokroaminoto.
"Wajar sih mereka masuk politik.Kalian tahu ga AL & EL itu cicit Tjokroaminoto. Sang guru besar yang muridnya melahirkan banyak ideologi ada Soekarno, Semaoen, Musso, Kartosoewirjo. Bahkan Tan Malaka dan Datuk Buya Hamka belajar ke Tjokroaminoto," ungkap warganet.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
Al Ghazali dan El Rumi Resmi Gabung Gerindra, Dukung Prabowo Jadi Capres
-
Al Ghazali Jadi Kader Gerindra, Sebut Ngefans Berat Sama Tokoh Politik Ini
-
Dua Anak Ahmad Dhani Gabung Partai Gerindra, Prabowo Subianto Beri Pesan Begini
-
Milih Gabung Gerindra, Al Ghazali dan El Rumi Sepakat Menilai Prabowo Subianto Tokoh Paling Ikhlas Terhadap Rakyat
-
Ternyata Ini Rekam Jejak Al dan El, Anak Ahmad Dhani yang Gabung Gerindra
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!