Suara.com - Bakal calon presiden yang diusung oleh PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo terlihat sibuk wira-wiri safari politik ke berbagai daerah belakangan ini.
Terbaru, Gubernur Jawa Tengah ini terlihat melakukan safari politik ke Surabaya, Jawa Timur pada Sabtu (6/5/2023) dan disambut ribuan masyarakat.
Tak hanya Surabaya, Ganjar juga berkunjung ke Jember. Saat itu, Ganjar terpantau berolahraga di Alun-alun Kota Jember saat car free day.
Ganjar juga bersilaturahmi ke Pondok Pesantren (Ponpes) Al Badri, Jalan Mawar, Krajan, Gumuksari, Kalisat, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu (7/5/2023). Kehadiran Ganjar disambut meriah oleh ulama hingga santri yang juga meneriakannya sebagai presiden 2024.
Namun, manuver Ganjar berkunjung ke Jawa Timur itu tampaknya menuai pro dan kontra di kalangan warganet.
Hal itu terlihat dalam unggahan Ganjar pada media sosialnya. Saat itu, Ganjar mengunggah video kunjungannya ke rumah kelahiran Bung Karno di Surabaya, Jawa Timur yang disambut masyarakat.
"Menjalani persalinan menjelang matahari terbit pada 6 Juni 1901, Sang Ibu memiliki keyakinan kelak jabang bayi bakal memiliki sinar gemilang," tulis Ganjar dikutip pada Senin (8/5/2023).
Melalui unggahannya, Ganjar mengenang sosok Presiden pertama RI, Soekarno yang lahir dengan nama Kusno kemudian diubah menjadi Soekarno.
Sosok bacapres dari PDIP ini juga mengenang saat Bung Karno memproklamasikan kemerdekaan Indonesia dari penjajah.
Baca Juga: Batal Dicoret dari Caleg PDIP, Buah Kesabaran dan Loyalitas Gus Bota pada Partai
"Dan rumah inilah yang menjadi saksi lahirnya Sang Putra Fajar. Kamu bisa ke sini menyimak masa lalu lewat beberapa kisah dan gambar yang dipamerkan. Di Paneleh Surabaya," pungkas Ganjar.
Sontak, warganet pun memenuhi kolom komentar unggahan Ganjar tersebut. Tak sedikit pula warganet yang mengkritik kegiatan Ganjar yang sarat dengan safari politik itu.
"Hanya petugas partai," ujar warganet.
"Bpk ini bener gatau diri sekali, Jawa Tengah kau bikin sengsara, banyak ketidaksejahteraan di Jawa Tengah sekarang kau sibuk berkampanye ke Surabaya, kau ini kan masih gubernur nya Jateng, kalo merasa ga becus mundur saja pak dari gubernur," kritik warganet.
"Yg paling layak jadi presiden dari semua capres yaa pak ganjar," komentar warganet.
"Sibuk memoles diri kebelet jadi presiden, padahal masih aktif sbg Gub. Huffft," imbuh warganet lain.
"Banyak warganya yang buta huruf, jd wajar aja provinsi yg di pimpinnya banyak warga yg miskin....itulah rekam jejak sang gubernur," ujar salah satu warganet.
Tag
Berita Terkait
-
WADUH Ganjar Pranowo Ungkit Kekayaan dan Jabatan Menuju 2024?
-
Batal Dicoret dari Caleg PDIP, Buah Kesabaran dan Loyalitas Gus Bota pada Partai
-
Cek Fakta: PDIP Urung Usung Ganjar Pranowo jadi Capres, Benarkah?
-
Kunjungi Jatim, Ganjar Seolah Berikan Pesan Jika Itu Basis Suaranya, Pengamat: Efek Bandwagon Politik
-
Masih Jadi Gubernur Jateng, Bawaslu Awasi Safari Politik Ganjar Tak Pakai Fasilitas Negara
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jangan Adu Rakyat vs Rakyat, TB Hasanuddin Tegaskan Komcad Tak Boleh Hadapi Demo Mahasiswa
-
Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite
-
Nasib 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan, Jadi Besi Tua atau Dipaksa Jalan Demi MBG?
-
Divonis 13 Tahun Penjara, Sejumlah Pakar Duga Ada Kejanggalan di Putusan Hukum Arief Pramuhanto
-
Partai Gelora Desak Penghapusan Threshold, Klaim DPR Buka Ruang Diskusi
-
Anis Matta Akui Partai Gelora Terganjal Logistik, Urusan Pendanaan Jadi Persoalan Besar
-
ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang
-
Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya
-
Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang
-
Klaim Perdamaian Baru Versi Trump: Iran Setuju, Hormuz Dibuka, Nuklir Dibatasi