Suara.com - Aparat kepolisian kembali menyelidiki kasus dugaan mesum sepasang remaja di tempat pemakaman umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan.
Kejadian ini terekam kamera dan diunggah oleh akun Instagram @lensa_berita_jakarta. Aksi mesum yang diduga dilakukan oleh sepasang remaja itu disebut terjadi pada Kamis (11/5/2023) malam.
Dalam video yang di-blur, diduga ada sepasang remaja yang sedang berbuat mesum di atas sepeda motor. Tidak terlihat jelas bagaimana kondisi di sekitar TPU pada saat video direkam.
Kapolsek Kebayoran Kompol Widya Agustiono menyebut pihaknya belum menerima adanya laporan kasus tersebut. Namun polisi akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.
"Kami sampai sekarang belum menerima laporan. Masih dilakukan penyelidikan," ujar Widya kepada wartawan, Jumat (12/5/2023).
Widya menilai video yang beredar dalam kondisi gelap dan kurang jelas gambarnya. Dia menuturkan ada petugas pengamanan dalam (pamdal) yang berjaga di sekitar TPU Tanah Kusir.
"Video tersebut dalam kondisi gelap dan kurang jelas, masih dilakukan penyelidikan apakah benar demikian. Untuk Tanah Kusir sendiri ada pamdal sejumlah 14 orang. Setiap hari dilakukan apel," tegas dia.
Sebelumnya, sebuah video yang diduga menunjukkan sepasang remaja diduga tengah berbuat mesum di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan viral di media sosial.
Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @lensa_berita_jakarta. Kedua remaja itu disebut berbuat mesum di atas sepeda motor.
Baca Juga: Meninggal di Rusun, Sejoli Ini Tepergok Kubur Bayi Hasil Hubungan Gelap di TPU Tanah Kusir
"Dua orang remaja terekam kamera sedang mesum di atas motor," tulis @lesan_berita_jakarta.
Aksi tersebut diduga direkam oleh warga yang ada di dekat TPU Tanah Kusir. Belum diketahui jelas kapan peristiwa itu terjadi.
Dikonfirmasi terkait kejadian tersebut, Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Widya Agustino menyebut pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Sebab dalam video yang beredar, hanya menampilkan sebuah gambar yang di-blur.
"Polisi menyelidiki apakah benar video tersebut dugaan mesum karena tidak terlihat jelas dan sedang mengecek apakah benar lokasinya," kata Widya kepada wartawan, Kamis (11/5/2023).
Berita Terkait
-
Sepasang Remaja Diduga Berbuat Mesum di TPU Tanah Kusir, Polisi Bakal Selidiki
-
Tolak TMP Kalibata, Pahlawan Nasional Buya Hamka Pilih Dimakamkan di Tanah Kusir
-
Berusaha Tegar di Pemakaman Ayah, Marsha Aruan: Mungkin Ini Jalan Terbaik Bagi Ayah
-
Polisi Pastikan Tidak Ada Penganiayaan di Tubuh Bayi Malang Hasil Hubungan Gelap yang Akan Dikubur di TPU Tanah Kusir
-
Sejoli Kepergok Mau Kubur Bayi di TPU Tanah Kusir, Petugas Makam: Mereka Terlihat Panik
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan
-
Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi
-
Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif
-
HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
-
Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser
-
Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran
-
Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan
-
Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio
-
GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN
-
Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan