Suara.com - Warga Kabupaten Maluku Tengah, Maluku dihebohkan dengan penembakan yang terjadi di dekat Kantor Kecamatan Saparua Timur pada Senin (15/5/2023) sore. Akibat kejadian tersebut dua warga menjadi korban, satu di antaranya meninggal.
Dari informasi yang dihimpun Teras Maluku-jaringan Suara.com korban yang tewas bernama Welma Hatu, perempuan berusia 41 tahun. Ia tewas setelah tembakan mengenai lehernya.
Sedangkan, satu warga lainnya, Ronal Papilaya masih mendapat perawatan medis akibat tembakan yang menyasar pada pipi kanannya. Kedua korban disebut berasal dari Itawaka dan bekerja sebagai PNS.
Sementara itu, Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Kombes Pol Raja Arthur Simamora mengemukakan, jika kedua korban tertembak tak jauh dari kantor Kecamatan setempat.
Meski begitu, pihaknya hingga kini masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa penembakan misterius tersebut.
"Sementara masih lidik ya," katanya.
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) Izaac Sitaniapessy mendesak Kepolisian Daerah (Polda) Maluku mengusut tuntas pelaku dan motif di balik aksi penembakan misterius yang terjadi di Pulau Saparua pada Senin (15/5/2023) sore.
Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Malteng itu mengungkapkan, jika penembakan di Pulau Saparua tak hanya sekali, tetapi terus terjadi.
"Kita berharap kejadian ini bisa diusut tuntas oleh aparat penegak hukum baik mengenai kejadiannya, pelakunya dan motifnya," kata Izaac kepada Terasmaluku.com, Selasa (16/5/2023).
Baca Juga: Kantor MUI Menteng Jakpus jadi Sasaran Penembakan Misterius, Dilaporkan Ada Korban Terluka
"Kita berharap pengusutan secara tuntas dan profesional. Karena kita tahu 2024 merupakan tahun politik, pesta demokrasi digelar, kami harap semua berjalan aman dan lancar, jangan ada gangguan keamanan," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Gantung Sepatu Demi Keluarga, Eks Sprinter Asian Games Comeback di Lintasan Aspal
-
Belajar dari Kerja Praktik: Coding Terbaik Adalah yang Mampu Menyelesaikan Masalah Nyata
-
Promo Tiket Bioskop CInepolis, Khusus Nasabah BRI
-
Bahlil di Musda Golkar Sumsel: Migas dan Batu Bara Jangan Terus Ditentukan dari Jakarta
-
Remaja 14 Tahun Jadi Aktor Pembunuhan Berencana, Jasad Korban Dibakar
-
Melihat Dunia Lagi Setelah Kornea Rusak, Ini Revolusi Teknologi Transplantasi Mata Modern
-
Dulu Hidup di Sepanjang Sungai Musi, Kini Tembang Batanghari Sembilan Terancam Hilang
-
Menko Djamari Bela Program Pemerintah, Sebut Ada Banyak Akun 'Potong Video' di Medsos
-
Mengenal Desa Kemiren: Menjaga Budaya Osing Bersama Desa Sejahtera Astra
-
Manfaat Rutin Baca Al Fatihah dan Puasa Weton Anak Menurut Ulama Gus Iqdam