Suara.com - Sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) sudah mulai membuka pendaftaran seleksi mandiri sebagai bagian dari Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) tahun 2023. Sejumlah PTN pun mengenakan biaya pendaftaran yang berbeda-beda untuk seleksi mandiri. Ketahui biaya pendaftaran seleksi mandiri 2023 di UI, UGM, Unpad, ITS, dan UNJ.
Perlu diketahui, biaya pendaftaran ini harus dibayarkan sebelum calon mahasiswa mengikuti tahap seleksi dan sebagai salah satu syarat untuk pendaftaran. Khusus untuk ujian seleksi mandiri, nantinya akan dilakukan di masing-masing kampus dengan syarat dan jadwal yang berbeda-beda.
Biaya Pendaftaran Seleksi Mandiri 2023 di UI, UGM, Unpad, ITS, dan UNJ
Berikut ini adalah biaya pendaftaran seleksi mandiri 2023 di beberapa kampus negeri di Indonesia:
1. Biaya Pendaftaran Seleksi Mandiri 2023 di UI
Melansir dari laman resminya, biaya Seleksi Masuk UI atau Simak UI berbeda-beda. Tergantung pada masa studi dan program studi yang akan di ambil. Berikut adalah rinciannya:
• SIMAK UI S3 dan Spesialis hanya bisa memilih 1 program studi. Biaya pendaftaran tahun 2023 adalah Rp1.600.000.
• SIMAK UI S2 dan Profesi hanya bisa memilij 1 program studi. Adapun biaya pendaftaran 2023 sebesar Rp1.300.000
• SIMAK UI S1 kelas RPL hanya bisa memilih 1 program studi. Informasi biaya pendaftaran 2023 akan diberikan menyusul.
• Biaya SIMAK UI S1 dan Vokasi tahun 2023 akan diinfokan kemudian.
Baca Juga: Jadwal Seleksi Mandiri 2023 UI, UGM, Unpad, dan Undip, Jangan Sampai Terlewat
• SIMAK UI S1 Kelas Internasional hanya bisa memilih 1 program studi saja. Biaya pendaftaran 2023 sebesar Rp1.600.000.
2. Biaya Pendaftaran Seleksi Mandiri 2023 di UGM
Biaya pendaftaran untuk seleksi mandiri UGM 2023 tergantung pada jenis ujian yang akan dipilih peserta, mulai dari kelompok Saintek, Soshum, maupun Campuran. Adapun biaya pendaftaran dari CBT-UM UGM 2023 masing-masing kelompok antara lain
• Saintek sebesar Rp325.000
• Soshum sebesar Rp325.000
• Campuran sebesar Rp350.000
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!
-
Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil