Suara.com - Selvi Ananda, istri Wali Kota Solo Gibran Rakabuming, mendapatkan serangan ujaran kebencian di media sosial. Walau bisa menahan diri, Gibran memberikan balasan menohok menanggapi cuitan salah satu warganet yang menghina sang istri tercinta,
Kabar terbaru, DPD PSI Solo melaporkan akun Twitter yang menghina Selvi Ananda ke Polresta Solo. Simak pendidikan dan karier Selvi Ananda yang dihina kejam oleh warganet berikut ini.
Pendidikan Selvi Ananda
Selvi Ananda merupakan menantu Presiden Joko Widodo dan ibu negara Iriana. Selvi adalah lulusan SMA Negeri 1 Surakarta.
Dia kemudian melanjutkan jenjang pendidikannya di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi AUB. Selvi adalah sarjana akuntansi yang berhasil menyelesaikan studinya selama 4 tahun mulai dari tahun 2007-2011.
Selvi lulus dengan predikat memuaskan yakni Indeks Prestasi Kumulatif 3,4. Dari sana Selvi bekerja di sebuah bank swasta yakni Panin Bank.
Karier Selvi Ananda
Selama kuliah, Selvi Ananda dikenal sebagai mahasiswi yang aktif. Salah satu kegiatan yang pernah dilakukannya adalah jadi pembawa acara (presenter) di sebuah stasiun televisi lokal yakni TATV (terang abadi televisi).
Selain itu, Selvi pernah mengikuti pemilihan putra-putri daerah yaitu putra-putri solo. Dia ikut ajang ini di tahun 2007 tapi gagal jadi pemenang. Di tahun 2009 Selvi mencoba lagi mengikuti kompetisi itu.
Baca Juga: Cek Fakta: Sebut Istri Gibran Layak Jadi Budak Sex, Relawan Anies Baswedan Ditangkap
Di tahun 2009 itulah, Selvi bertemu dengan Gibran Rakabuming Raka. Ketika itu Gibran jadi juri dalam pemilihan tersebut.
Keduanya semakin dekat ketika Selvi ditugaskan sebagai duta pariwisata kota Solo di Singapura. Gibran dan Selvi resmi menjalin asmara di tahun 2010 kemudian menikah pada 11 Juni 2015.
Selvi melahirkan anak laki-laki yang diberi nama Jan Ethes Srinarendra pada 10 Maret 2016. Tiga tahun berselang, tepatnya tanggal 15 November 2019, Gibran dan Selvi dikaruniai anak kedua, yakni seorang perempuan bernama La Lembah Manah.
Selvi Dihina Warganet
Hinaan pada Selvi Ananda itu bermula ketika warga Twitter mengomentari cuitan Gibran soal tersangka penganiayaan Mario Dandy. Akun Twitter @/p40812 memberikan komentar tak pantas dengan membawa istri Gibran.
"Gibran, cil istri lo boleh juga lah ya jadi budak se*," tulis pemilik akun @p40812.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Sebut Istri Gibran Layak Jadi Budak Sex, Relawan Anies Baswedan Ditangkap
-
Dipuji Netizen, Gibran Malah Ngegas: Saya Luar Dalam Sombong, Angkuh, Tangan Besi!
-
Banggakan Solo, Gibran Sindir Sulitnya Bangun Tempat Ibadah di Kota Lain
-
Ahmad Dhani Goda Gibran dengan Sebut Nama Prabowo, Mas Wali Akui Deg-degan Takut Dilaknat Lagi
-
CEK FAKTA: Gibran Rakabuming Mengundurkan Diri dari Wali Kota Solo, Siap Temani Anies di Pilpres 2024
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!