Suara.com - Melalukan perjalanan menggunakan kereta api kini tak lagi perlu ke stasiun untuk membeli tiket. Sebab, untuk pembelian tiket kini bisa dilakukan secara online melalui KAI Access. Lantas, bagaimana cara beli tiket kereta lewat KAI Access? Berikut ini ulasannya.
Untuk memberikan kemudahan kepada para penumpang, PT KAI (Kereta Api Indonesia) telah menyediakan layanan pembelian tiket kereta api secara online. Sehingga para calon penumpang bisa mengaksesnya dimana saja dan kapan saja melalui ponsel.
Nah bagi yang akan melalukan perjalanan menggunakan kereta api, simak berikut ini cara beli tiket kereta lewat KAI Access yang perlu diketahui.
Cara beli tiket kereta lewat KAI Access
Unduh aplikasi KAI Access melalui Playstore atau Appstore
Jika belum mempunyai akun, maka harus buat akun terlebih dulu di KAI Access
Jika sudah buat akun, login menggunakan akun milik kamu
Kemudian lakukan pembelian tiket kereta api lokal maupun kereta api antar-kota
Pilih stasiun asal serta stasiun tujuan
Baca Juga: CEK FAKTA: Viral Video WNI Dideportasi Tembak Tiket Kereta Shinkansen
Pilih tanggal keberangkatan serta jumlah penumpang
Lalu, klik "cari"
Selanjutnya, akan muncul daftar kereta dengan berbagai jadwal keberangkatan. Pilihlah kereta api dan lakukan pemesanan tiket
Berikutnya, isi identitas diri seperti ata pemesan serta data penumpang
Calon penumpang bisa pilih kursi (jika masih tersedia) dengan cara tekan "Pilih Kursi" dan tekan "Simpan"
Jika semua data sudah sesuai, lakukan pembayaran dengan klik "Bayar Sekarang".
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat