"Dokter spesialis penyakit dalam kami sedang memantau kondisi pasien di RSUD Kota Tangerang dan memberikan perawatan intensif," ujar drg. Fika Khayan, Kepala Humas RSUD Kota Tangerang, pada Kamis (9/7/2023).
Fajri mengalami nyeri pada bagian kakinya, yang menyebabkan keterbatasan gerakan. Keluhan ini telah dirasakannya selama delapan bulan terakhir.
Fika menjelaskan bahwa dokter telah memeriksa kondisi cairan dan makanan di dalam tubuh Fajri. Sampel cairan tubuhnya masih menunggu hasil tes di laboratorium.
"Kami belum dapat menemukan penyakit selain obesitas karena masih awal dalam penanganannya. Kami masih melakukan observasi terhadap hasil dari laboratorium dan pemeriksaan radiologi," katanya.
Fika menjelaskan bahwa obesitas yang dialami oleh Fajri disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari gaya hidup hingga pola makan yang tidak sehat.
Dia memastikan bahwa Fajri sedang mendapatkan perawatan khusus untuk memulihkan kesehatannya. Selain itu, untuk biaya perawatannya akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
"Kami akan berusaha dengan baik sesuai dengan kemampuan RSUD kota tangerang untuk menangani kondisi kesehatan yang tengah dialami oleh pasien saat ini," ucapnya.
"Kami juga terus dipantau oleh Dinkes Kota Tangerang untuk bergerak bersama agar membantu penanganan terhadap pasien," jelas drg. Fika Khayan.
Baca Juga: Michelle Joan Ungkap Pesan Terakhir Ibunya Sebelum Meninggal Dunia
Berita Terkait
-
Innalillahi... Fajri Pria 300 Kilogram Meninggal Dunia di RSCM
-
Kabar Duka: M Fajri Pria Asal Tangerang Berbobot 300 Kg Akhirnya Wafat
-
Innalillahi, Ibnu Jamil Bagikan Kabar Duka, Ayahanda Meninggal Dunia
-
CEK FAKTA: Amanda Manopo Telah Tiba di Rumah Duka Sore Ini
-
Lingkar Perut Berlebih, Sebanyak 690 Pegawai di Pemkab Garut Mengalami Obesitas
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim