Suara.com - Seorang pemotor Honda Beat tanpa identitas tewas dalam kecelakaan di Jalan Kemanggisan Raya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Rabu (5/7/2023). Pengendara Beat itu tabkaran dengan sepeda motor lain.
Kanit Laka Lantas Satwil Jakarta Barat, AKP Agus Suwito mengatakan kecelakaan itu bermula saat Mr X, melaju dari arah Selatan ke Utara di Jalan Kemanggisan Raya.
Sesampainya di dekat sebuah minimarket, korban berserempetan dengan pemotor lainnya yang berada di sebelah kiri hingga akhirnya terjatuh ke kanan. Namun setelahnya pemotor yang menyerempet Mr X melarikan diri.
Akibat peristiwa ini, korban tewas di tempat lantaran mengalami luka parah di bagian kepala.
“Korban mengalami luka di bagian kepala yang mengakibatkan meninggal dunia di TKP,” ungkap Agus.
Saat ini korban dievakuasi petugas ke RSUD Kabupaten Tangerang guna dilakukan otopsi.
“Jenasah dievakuasi ke RSUD Tangerang Kabupaten,” tutur Agus.
Sementara itu, salah seorang warga yang berada di lokasi saat kejadian, Fernando (21) mengatakan saat peristiwa itu terjadi dirinya melihat korban terpelanting jauh.
“Saya ngelihatnya orangnya terbang aja, sudah,” katanya, di lokasi.
Baca Juga: Terduga Pelaku Begal di Jakarta Utara Tewas Ditabrak, Di Samping Jasadnya Ada Celurit
Fernando mengaku, saat itu terduga pelaku yang menyenggol korban dalam kecepatan cukup tinggi. Sehingga saat berserempetan dengan korban, korban terpental.
“Jadi pas yang satu lagi kepental yang satu lagi ngebut,” jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas