Suara.com - Jamaah haji asal daerah Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara yang tergabung dalam Kloter 1 mendarat di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Rabu (5/7), sekitar pukul 03.09 WIB dengan menggunakan maskapai Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA3201.
Setelah turun dari pesawat tampak jamaah haji yang langsung sujud syukur. Terlihat senyum bahagia dari wajah para jamaah haji kembali ke tanah air dalam keadaan sehat walafiat.
"10 unit iringan bus pariwisata membawa rombongan jamaah haji dari Bandara Kualanamu menuju Asrama Haji Medan. Di Asrama Haji Medan, mereka akan mengikuti upacara pelepasan atau pemulangan," kata Direktur Utama PT Angkasa Pura Aviasi, Achmad Rifai.
Ia menyebutkan koordinasi telah dilakukan dengan seluruh pemangku kepentingan antara lain, Kementerian Perhubungan, Kementerian Agama, dan Panitia Penyelenggara.
Kemudian, Kantor Imigrasi, Bea dan Cukai, KKP, TNI, Polri, AirNav Indonesia, Maskapai serta Ground Handling agar kepulangan jamaah haji dapat disambut dengan baik mulai dari tibanya di Bandara Kualanamu hingga sampainya di Asrama Haji Medan.
"Selamat datang para jamaah haji asal Sumatera Utara kloter pertama di tanah air, semoga menjadi haji yang mabrur. Doa serta harapan kita bersama semoga kepulangan jamaah haji hingga kloter terakhir nantinya berlangsung dengan baik dan seluruh jamaah haji dalam keadaan sehat walafiat," katanya.
Direktur Utama menambahkan terima kasih kepada komunitas Bandara Kualanamu yang turut ikut berperan aktif dalam penyelenggaraan haji tahun ini dan menjalin koordinasi dengan baik sehingga kegiatan penyelenggaraan haji dapat berlangsung sesuai harapan.
Sebelumnya, jamaah haji yang diberangkatkan dari Bandara Internasional Kualanamu berjumlah 23 kloter dengan jumlah 8.165 orang dan total teknikal landing fase pertama (keberangkatan) berjumlah 337 penerbangan.
Sedangkan prediksi kepulangan jamaah haji berjumlah sama yakni 8.165 orang dengan prediksi jumlah teknikal landing fase kedua (kedatangan) berjumlah 226 penerbangan dari maskapai Garuda Indonesia dan Saudi Arabia Airlines yang dimulai dari tanggal 05 Juli 2023 - 27 Juli 2023. (Antara)
Baca Juga: Edy Rahmayadi Minta Polisi Tindak Tegas Pelaku Begal: Kalau Tak Bisa Menghentikan, Saya Paksa......
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!
-
Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil