Suara.com - Tijjani Rejinders, gelandang jangkung asal Belanda keturunan Maluku naik daun di Indonesia setelah resmi bergabung dengan AC Milan. Klub papan atas Liga Italia itu resmi mengumumkan bergabungnya Tijjani Reijnders di website resminya Kamis (20/7/2023) kemarin. Dia akan dikontrak hingga musim 2028 atau lima tahun dari sekarang. Sebelumnya, Tijjani Reijnders bermain di klub Belanda, AZ Alkmaar.
Kedua klub tersebut tak mengumumkan secara gamblang berapa nilai transfer yang dikeluarkan untuk membeli Tijjani Rejnders. Namun, sejumlah media Italia menyatakan AC Milan harus merogoh kocek sekitar 20 juta euro atau Rp335 miliar untuk mendatangkan pemain keturunan Indonesia tersebut ke Italia dari Belanda.
AZ Alkmaar ternyata bukan klub pertama tempat Tijjani Reijnders pernah bergabung. Sebelumnya, pemain kelahiran Belanda, 29 Juli 1998 ini mengawali kiprah sepak bolanya di FC Twente U-17. Pada 2016 dia kemudian pindah ke PEC Zwolle U-19, hingga pada akhirnya bergabung dengan AZ Alkmaar setahun kemudian.
Sempat Dilirik Shin Tae-yong
Tahun lalu, Tijjani Reijnders dikabarkan sempat dilirik pelatih Tim Nasional Indonesia Shin Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan itu ingin mengajaknya bergabung memperkuat skuad Garuda lewat jalur naturalisasi. Namun, Tijjani Rejinders disebut menolak permintaan itu. Padahal, namanya sudah masuk dalam kandidat yang juga dilirik Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dalam pencanangan program naturalisasi.
Nama pemain yang membela AZ Alkmaar ini disebut oleh Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Hasani Abdulgani seiring keputusan PSSI tak melanjutkan proses naturalisasi Kevin Diks dan Mees Hilgers. PSSI tak lagi melanjutkan proses naturalisasi Kevin Diks dan Mees Hilgers dikarenakan kedua pemain ini tak mendapat restu dari orang tua bermain untuk Timnas Indonesia. Setelah pembatalan naturalisasi Kevin Diks dan Mees Hilgers, Hasani bahkan dikabarkan telah memeriksa dokumen milik Tijjani Rejinders.
Di lain pihak, Tijjani Rejinders justru pernah menjadi bagian dari Timnas U-20 Belanda. Rejinders masuk ke dalam daftar 32 pemain Belanda yang bakal melakoni ajang UEFA Nations League. Kabar ini diumumkan pada Senin (15/5/2023). Itu artinya Reijnders akan bahu membahu bersama nama-nama besar Belanda seperti Nathan Ake, Memphis Depay, Virgil Van Dijk hingga Frenkie De Jong. Reijnders akan jadi bagian Der Oranje pada babak semifinal UEFA Nations League melawan Kroasia yang akan dimainkan pada 14 Juni 2023.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Baca Juga: Media Vietnam Prediksi Timnas Indonesia Bisa Permalukan Turkmenistan di FIFA Matchday September 2023
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
Terkini
-
Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi
-
Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!
-
Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda
-
Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget
-
Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni
-
Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg
-
Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan
-
Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas
-
Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa
-
Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan