Suara.com - Mengucapkan selamat ulang tahun memang menjadi hal yang lumrah di masyarakat Indonesia. Padahal ada yang perlu diperhatikan sebelum memberikan ucapan selamat tersebut.
Soal mengucapkan ulang tahun, Ustaz Adi Hidayat menyebutkan bahwa ada aturan tersendiri menurut hukum Islam. Mengucapkan ulang tahun dalam islam bisa boleh, makruh bahkan haram.
"Kalau disebutkan sebagai motivasi untuk meningkatkan kebaikan itu boleh, sah," ujar Ustaz Adi Hidayat seperti dikutip kanal YouTube miliknya.
Ulang tahun akan beda hukumnya jika dilakukan untuk hura-hura yang sifanya sia-sia belaka.
"Tapi kalau untuk sekadar sanjungan, pesta, dan enggak ada manfaatnya, hukumnya makruh, dosa sih enggak, cuman enggak disukai," kata Ustaz Adi Hidayat.
Ustaz Adi Hidayat menyatakan bahwa di setiap hari kelahirannya, Nabi Muhammad SAW berpuasa.
"Jadi Nabi mensyukuri kelahirannya dengan meningkatkan ibadah, salah satunya dengan puasa," tutur Ustaz Adi Hidayat.
Lebih lanjut Ustaz Adi Hidayat menyebutkan bahwa akan menjadi sunnah jika seseorang bermusahabah di hari kelahirannya.
Oleh karena itu, mengucapkan selamat ulang tahun baiknya diisi dengan kebaikan-kebaikan.
Baca Juga: 10 Remaja Riau Terima Beasiswa Ustaz Adi Hidayat hingga S3, Ini Nama-namanya
"Tapi jangan dicatat saya membenarkan ulang tahun ya, bukan," tegas Ustaz Adi Hidayat.
"Kalau dimaksudkan ulang tahun cuma menghadirkan itu sifatnya menjauh dari agama, misalnya dengan pesta, minimal sifatnya makruh, maksimalnya haram," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?