Suara.com - Kasus pengeroyokan oleh 8 orang pria yang dialami oleh remaja putri asal Sukabumi berinisial PM (19) kini ditangani oleh pihak Polres Citamiang Sukabumi.
Kejadian yang terjadi pada Jumat, (04/08/2023) lalu pun membuat PM mengalami luka ringan. Tak hanya itu, kini PM pun dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.
Lalu, apa yang sebenarnya terjadi? Simak inilah selengkapnya.
1. Kronologi kejadian
Kasus pengeroyokan ini bermula ketika salah satu tersangka berinisial R sengaja menjebak korban PM untuk bertemu di tempat yang sudah ditentukan, yaitu di Jalan Pramuka II, Kampung Sawah Lega, Kelurahan Cikondang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi.
Saat bertemu, R yang sebelumnya sudah bekerja sama dengan 7 orang temannya langsung melakukan penganiayaan terhadap PM. Sebanyak 7 orang rekannya pun ikut melakukan penganiayaan.
Tubuh korban sempat diseret oleh 2 orang dari mereka dan ditendang sebelum akhirnya kepala PM dilindas, namun masih terlindungi oleh helm yang dipakainya. PM lalu mengalami memar di wajah, hidung, leher, punggung, dan kakinya akibat penganiayaan tersebut.
2. Warga lakukan pengejaran terhadap pelaku
Salah satu warga sekitar yang menjadi saksi penganiayaan ini, I (32) mengaku rombongan pengeroyok ini sempat berkumpul di sebuah rumah makan dekat lokasi kejadian. Diduga, disinilah para pelaku menyusun siasat untuk mengeroyok PM.
Baca Juga: Breaking News! Berjarak 112 KM, Gempa Dangkal Guncang Garut Siang Ini Dirasakan hingga Sukabumi
"Saya lagi duduk nunggu pelanggan. Terus dateng segerombolan mereka sambil teriak-teriak," ungkap I.
Kejadian pengeroyokan yang terjadi di depan matanya itu membuat I dan warga sekitar yang ikut menjadi saksi melakukan pengejaran terhadap para pelaku
3. Satu orang pelaku tertangkap di tempat
Pengejaran yang dilakukan oleh warga pun membuahkan hasil. Satu orang pelaku berinisal DMJ (19) berhasil dibekuk dan diamankan ke Polres Citamiang untuk memberikan keterangan terhadap pihak berwajib. Dari hasil investigasi polisi, DMJ mengaku dirinya berperan untuk menendang korban.
4. Motif cemburu
Kasus ini pun diungkap oleh Kapolsek Citamiang, Iptu Iwan Hendi. Iwan pun mengungkap motif di balik pengeroyokan ini.
Berita Terkait
-
Breaking News! Berjarak 112 KM, Gempa Dangkal Guncang Garut Siang Ini Dirasakan hingga Sukabumi
-
Breaking News! Sat Set, Jakarta-Sukabumi Cuma 2,5 Jam, Jokowi: Ini Kado HUT RI-78 untuk Jabar
-
Resmikan Jalan Tol Bocimi Seksi II, Jokowi: Dari Jakarta ke Sukabumi Hanya 2,5 Jam
-
Pelajar di Pasaman Barat Dikeroyok hingga Pingsan, Polisi Selidiki
-
Ngaku Kiriman Ortu di Jakarta, Gadis Cantik di Sukabumi jadi Bandar Obat Dextro, Tramadol hingga Hexymer
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Heboh Dugaan Uang Rp20 Juta untuk Alihkan Demo Mahasiswa, DPR: Jangan Beli Idealisme!
-
Prabowo Kantongi Data Pendana Demo, KSP Dudung Pastikan akan Ada Langkah Hukum
-
Energi Bersih Jadi Kunci Tingkatkan Nilai Ekonomi Masyarakat Pesisir
-
MBG 'Caplok' 29 Persen Dana Pendidikan, BEM UI Adukan Nasib Kampus ke MK: Listrik Sering Padam!
-
Sujud di Gerbang Lampung, Jokowi Awali Blusukan 3 Hari di Bumi Ruwa Jurai dengan Salat Jumat
-
Pesona Blok M: Dari Tempat Nongkrong Jadul ke Magnet Baru Jakarta Modern
-
Cerita Warga Venezuela Andalkan Informasi Medsos karena Data Korban Gempa Simpang Siur
-
Peserta KDMP Meninggal saat Latsarmil, Mensesneg: Baru Hari Kedua, Belum Berat, Diduga Riwayat Sakit
-
Mekanisme Keberatan Jadi Instrumen Perlindungan Dalam Sengketa Merek dan Hak Cipta
-
Negara Asia, Eropa Hingga Arab Berbondong-bondong Kirim Bantuan ke Venezuela, Ini Daftarnya