Suara.com - Sekretaris Jenderal Gerindra, Ahmad Muzani pasang badan membela Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang dituding tidur saat rapat bareng Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara.
Muzani menyebut Prabowo tidak tidur melainkan sedang mencatat apa yang disampaikan Jokowi.
Tudingan Prabowo tidur ini disampaikan oleh Politisi PDIP, Ruhut Sitompul. Ruhut melalui media sosialnya mengunggah foto Prabowo menunduk saat menerima kunjungan Panitia Pelaksana Muktamar Sufi Internasional di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa kemarin bersama Jokowi dan menteri lainnya.
"Pak Prabowo nulis, saya lihat. Dia nunduk begini nulis. Jadi dipersepsikan seperti itu, tidak tahu bagaimana cara mempersepsi," ujar Muzani di Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Minggu (13/8/2023).
Muzani mengatakan, dari dulu sejak masih di militer Prabowo memang kerap mencatat apa yang disampaikan oleh komandannya. Kebiasaan ini disebutnya masih dibawa hingga di pemerintahan.
"Beliau orang yang sangat rajin, mencatat atas apa yang diomongkan oleh komandannya. Dalam dunia Militer dia seperti itu. Dalam dunian pemerintah seperti itu juga, sekarang menteri juga seperti itu," tuturnya.
Namun, ia tak mau mempersoalkan tudingan dari Ruhut Sitompul itu lebih jauh. Menurutnya, wajar saja orang yang sedang menunduk dikira tidur.
"Orang mencatat nggak bisa begini (kepala tak menunduk) harus begini (menunduk). Ketika menunduk nampak dipersepsikan tidur, biasa saja namanya juga orang berpersepsi," pungkasnya.
Baca Juga: Terima Dukungan Golkar dan PAN, Prabowo: Kita di Sini Gak Malu jadi Bagian Pemerintahan Jokowi
Berita Terkait
-
Terima Dukungan Golkar dan PAN, Prabowo: Kita di Sini Gak Malu jadi Bagian Pemerintahan Jokowi
-
Alasan Didukung jadi Capres karena Lahir dari Rahim Golkar, Airlangga Puji Prabowo Egaliter
-
PAN dan Golkar Dukung Prabowo Capres 2024, Gerindra Sebut PKB Tetap Dapat Bobot Terbanyak
-
Dihadiri Cak Imin dan Zulhas, Ketum Golkar Airlangga Resmi Dukung Prabowo Capres 2024
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029