Suara.com - Presiden Joko Widodo memakai baju adat Tanimbar saat menghadiri Sidang Tahunan MPR. Keputusan Presiden ini menarik perhatian masyarakat. Apa itu baju adat Tanimbar? Bagi yang belum tahu, silahkan mencari tahunya di sini.
Baju Adat Tanimbar berasal dari Provinsi Maluku, Tanimbar, sebuah kepulauan yang terdiri atas beberapa pulau. Kepulauan ini dihuni oleh berbagai suku bangsa antara lain Wuarlapna, Tanimbar Selatan, dan Tanimbar Utara. Lalu, apa itu baju adat Tanimbar?
Baju adat tanimbar adalah pakaian tradisional yang dipakai masyarakat Tanimbar. Baju adat ini biasanya dikenakan untuk berbagai acara penting seperti upacara keagamaan, perkawinan, dan acara budaya.
Bagian dari Baju Adat Tanimbar
Baju adat tanimbar memiliki beberapa bagian khas seperti:
- Kain sarung: Terbuat dari bahan-bahan alami seperti kapas, dihias dengan motif ikat atau songkat khas Tanimbar.
- Baju atas: Terbuat dari bahan yang sama dengan kain sarung. Dihiasi dengan gambar yang menggambarkan hal-hal tertentu seperti binatang atau tanaman.
- Songkok: Topi khas masyarkat adat Tanimbar, terbuat dari cepuk atau ijuk, dihiasi dengan sulaman.
Pemakaiannya akan dipadupadankan dengan aksesoris buatan tangan seperti:
- Gelang
- Kalung
- Ikat pinggang
Baju adat Tanimbar biasanya dibuat dari bahan kain tenun lokal, misalnya kain tenun ikat atau tenun songkat. Masyarakat menggunakan bahan-bahan alami untuk menjaga lingkungan dan menjaga keberlanjutan sumber daya alam.
Makna baju adat Tanimbar
Warna, motif, dan bahan baju tanimbar memiliki filosofis tertentu. Setiap detail baju adat Tanimbar mencerminan nilai-nilai lokal dan filosofi kehidupan masyarakat Tanimbar. Masyarakat Tanimbar menjunjung tinggi keberanian, kejujuran, dan kebersihan.
Baca Juga: Jokowi: Saya Disebut Bodoh dan Plango-plongo
Mengenakan baju adat tanimbar dengan menghayati nilai-nilai yang dibawanya, tidak hanya melestarikan keberadaan pakaian adat itu sendiri, melainkan juga memperlihatkan keindahan dan keharmonisan kepada masyarakat luas.
Jokowi mengenakan pakaian ini ke acara sidang tahunan MPR dan menjadi pusat perhatian dunia, tentunya memiliki tujuan dan manfaat tersendiri. Selain dapat memperkenalkan pakaian adat tersebut ke masyarakat luas, publik jadi ikut menggali nilai-nilai filosofis di dalamnya.
Kemudian, pada akhirnya orang-orang akan mengenali makna pakaian adat tanimbar dan bagi yang terinspirasi dapat hidup dengan nilai-nilai dan filosofis yang dibawa oleh baju adat Tanimbar.
Demikian itu penjelasan apa itu baju adat tanimbar.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
-
Jokowi: Saya Disebut Bodoh dan Plango-plongo
-
Gerah Dikasih Kode 'Pak Lurah', Jokowi: Saya Adalah Presiden Republik Indonesia
-
Bamsoet Ingatkan Soal Kekosongan Kekuasaan, Minta MPR Dikembalikan Jadi Lembaga Tertinggi Negara
-
Sidang Tahunan MPR RI Dijaga Ketat Ribuan Personel Gabungan TNI-Polri
-
Alasan SBY Tak Hadiri Sidang Tahunan MPR/DPR: Persiapan Buka Museum SBY*ANI
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?