Muhaimin Iskandar atau yang lebih akrab dengan sapaan Cak Imin resmi dideklarasikan sebagai pasangan bakal calon wakil presiden Anies Baswedan. Wakil Ketua umum DPP PKB Jazilul Fawaid menyebutkan hanya tiga partai yang hadir dalam deklarasi pasangan bakal calon presiden dan calon wakil presiden Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Cak Imin).
Adapun tiga partai tersebut yaitu PKB, Nasdem, dan PKS. Ia menyebut petinggi tiga partai tersebut juga akan hadir langsung dalam acara deklarasi.
Pimpinan partai yang akan hadir tersebut yaitu Ketua Umum Nasdem Surya Paloh, Presiden PKS Ahmad Syaikhu, Ketua Umum PKB Cak Imin yang akan dideklarasikan, termasuk para pengurus pusat tiga partai tersebut.
Resmi dideklarasikan sebagai bakal calon wakil presiden Anies Baswedan, lantas, seperti apakah harta kekayaan dari Cak Imin? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
Melansir dari laman resmi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Wakil Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tersebut mempunyai kekayaan secara total mencapai Rp 27,2 miliar. Ia melaporkan harta kekayaannya tersebut pada periode 2022.
Adapun rincian dari harta kekayaan Cak Imin yaitu didominasi oleh aset tanah dan bangunan dengan total Rp 24,7 miliar yang tersebar di Jakarta Selatan.
Cak Imin juga memiliki aset berupa alat dan transportasi, dimana dua kendaraan yang kerap kali digunakan untuk mobilitasnya, seperti satu sepeda motor dengan merek Piaggio di tahun 2009 seharga Rp 9 juta dan juga mobil MPV premium asal pabrikan Jepang, Toyota yaitu Alphard tahun 2009 dengan harga Rp 250 juta.
Tak hanya itu, Cak Imin juga memiliki harta bergerak lain dengan total Rp 171,5 juta dan harta kas setara kas dengan besaran Rp 2,1 miliar. Melansir dari laporan tersebut, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut tidak memiliki surat berharga apapun.
Baca Juga: Perdana Masuk Bursa Cawapres, Cak Imin Langsung Obrak Abrik Dua Koalisi
Deklarasi Bakal Calon Wakil Presiden
Pasangan Anies Rasyid Baswedan - Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) 2024 menggelar deklarasi pasangan Pilpres 2024 di Hotel Majapahit, Kota Surabaya, Jawa Timur pada Sabtu (2/9/2023).
Cak Imin tiba di lokasi deklarasi pada pukul 13.52 WIB dengan mengenakan peci hitam serta baju putih. Ia juga sempat memberikan tanggapan pada saat ditanya tentang kabarnya oleh awak media.
Sementara itu, Anies Baswedan datang bersama dengan Ketua Umum Nasdem Surya Paloh. Keduanya tiba di Hotel Majapahit pada pukul 14.17 WIB.
Kedatangan Anies tersebut disambut meriah oleh barisan orang yang mengenakan baju putih dan juga rok hitam dengan pita biru di lengan tangannya.
Rombongan tersebut juga sempat berteriak presiden kepada Anies. Uniknya, baik itu Anies ataupun Cak Imin serta Surya Paloh, mereka mengenakan baju putih dan juga kopiah.
Selama ini, baju putih identik dengan seragam kampanye milik Joko Widodo (Jokowi) dalam Pilpres 2014. Pada saat itu, Presiden Jokowi digambarkan sebagai calon presiden merakyat yang menggunakan outfit dengan harga murah.
Baju putih yang selalu digunakan oleh Presiden Jokowi dalam acara rapat kabinet dan diikuti oleh para menterinya. Namun ironi, Anies Baswedan menyebut sebagai capres Koalisi Perubahan hanya diusung Nasdem dan PKB selama ini merupakan dua partai pendukung koalisi pemerintah Jokowi.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
Perdana Masuk Bursa Cawapres, Cak Imin Langsung Obrak Abrik Dua Koalisi
-
Elektabilitas Lebih Rendah, Kenapa Anies Pilih Cak Imin Ketimbang AHY?
-
Terungkap! Alasan Anies Baswedan Setujui Deklarasi Dilakukan di Surabaya
-
Hormati Anies-Cak Imin Deklarasi di Surabaya, PKS: Ahlan Wa Sahlan PKB!
-
Cak Imin Dapat Pesan dari Makkah Sebelum Deklarasi: Jalan Terus!
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung