Suara.com - Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh sempat dibuat geram dengan jawaban Ketum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. Ini terkait soal kesiapan Cak Imin menjadi bakal calon wakil presiden untuk mendampingi Anies Baswedan di Pilpres 2024.
Hal ini terungkap saat wawancara eksklusif Najwa Shihab dengan Capres dan Cawapres Anies -Cak Imin yang tayang di akun YouTube, Senin (4/9/2023) malam.
"Bang Surya memulai dengan suatu pertanyaan, 'kamu serius jadi cawapres?," ucap Cak Imin menirukan penytaan Surya Paloh seperti dikutip Suara.com.
Cak Imin kemudian dengan tegas mengatakan keseriusannya maju di Pilpres 2024 saat peremuan dengan Surya Paloh Selasa (29/8/2023) malam. Bahkan keseriusan itu bukan hanya soal cawapres, dia mengaku siap jika diperintahkan dan mendapat dukungan menjadi calon presiden.
"Bukan hanya jadi cawapres bang, saya serius kalu bisa jadi calon presiden," jawab Cak Imin ke Surya Paloh saat itu.
Surya Paloh kemudian meminta Cak Imin untuk tidak melanjutkan obrolan soal keseriusannya menjadi Capres di Pilpres 2024. Ini dikarenakan Nasdem sudah menyatakan mendukung Anies Baswedan sebagai Capres 2024.
"Jangan kau teruskan macam-macam kau, wapres ya wapres," ucap Cak Imin menirukan pernyataan Surya Paloh.
Cak Imin kemudian mengatakan dirinya hanya menjawab soal keseriusannya maju di Pilpres 2024. Terlebih Surya Paloh yang bertanya lebih dulu.
"Lah katanya ditanya seriusnya mau apa, saya mau capres," kata Cak Imin ke Surya Paloh.
Baca Juga: Rekam Jejak Erick Thohir, Airlangga, dan Yusril: Siapa yang Bakal Dipilih Prabowo?
"Terus dibilang kalau mau capres jangan diskusi dengan saya lagi, saya sudah punya capres, oke," kata Cak Imin menirukan pernyataan Surya Paloh lagi.
Setelah pertemuan Surya Paloh dan Cak Imin, Ketum Nasdem kemudian meminta kepastian soal tawaran Cawapres. PKB kemudian dikasih waktu hari itu juga untuk menentukan sikap politiknya.
"(Surya Paloh bilang) saya minta kepastian, Nasdem-PKB koalisi, kalau kamu mau Nasdem punya capres, PKB punya cawapres," katanya.
Dalam pertemuan itu Surya Paloh juga menjelaskan ke Cak Imin kalau Anies belum ada keputusan dengan cawapres lain di Koalisi Perubahan.
Berita Terkait
-
Puan Laporkan Isi Pertemuan Dua Jam dengan Jokowi saat Rapat Bareng Ketum Koalisi Ganjar
-
Sudah Move On, AHY Ucapkan Selamat ke Duet Anies - Cak Imin
-
Sama dengan Jokowi-Ma'ruf saat 2019, Tim Pemenangan Ganjar Bermarkas di Gedung High End Jakarta
-
Rekam Jejak Erick Thohir, Airlangga, dan Yusril: Siapa yang Bakal Dipilih Prabowo?
-
Dipanggil Kasus Dugaan Korupsi di Kemenaker, KPK: Tak Ada Kaitannya dengan Cak Imin Cawapres
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa
-
1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil
-
Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung
-
Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
-
Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah
-
Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang
-
Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen
-
Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL
-
Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak