Suara.com - Partai pendukung Ganjar Pranowo melakukan rapat konsolidasi bersama, mereka terdiri dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Hanura, dan Perindo.
Sebelum rapat konsolidasi digelar, beberapa waktu sebelumnya didahului dengan pertemuan tertutup antara empat pimpinan partai tersebut.
"Di dalam rapat tersebut didahului pertemuan secara tertutup para ketum parpol pengusung Ganjar Pranowo. Hampir selama 40 menit, baru dilanjutkan rapat pleno," kata Hasto di kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta, Senin (4/9/2023).
Sementara itu, saat ditanya apakah turut membahas mengenai cawapres, Hasto menyampaikan tentunya para ketua umum turut membahas hal-hal yang sifatnya strategis.
"Ya tentu saja dalam pertemuan tertutup tersebut, para ketua umum juga membahas hal-hal yang sifatnya strategis terkait dengan momentum pengumuman bakal calon wakil presiden yang akan mendampingi Pak Ganjar Pranowo, itu kapan akan dilakukan dan itu tadi baru dibahas beberapa gagasan mengingat Pak Ganjar ini baru menyelesaikan tugasnya sebagai gubernur tanggal 5 September besok," tutur Hasto.
Sebelumnya diketahui, sejumlah ketua umum partai politik (parpol) koalisi pendukung bakal calon presiden (capres) Ganjar Pranowo mengadakan pertemuan di DPP PDIP, Jakarta Pusat pada Senin (4/9/2023) yang digelar secara tertutup.
Adapun ketua umum parpol yang sudah hadir adalah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo, Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) dan Plt Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono.
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, rapat tersebut sudah diagendakan sejak pekan lalu. Dia juga menyebut, rapat itu untuk membahas mengenai konsolidasi dukungan kepada Ganjar.
"Agenda pertemuan ini rapat konsolidasi partai politik yang mengusung Ganjar Pranowo sebagai capres di Pilpres 2024. Para ketua umum sibuk kegiatan masing-masing ke daerah jadi hari ini waktu yang cocok," kata Hasto dalam keterangannya.
Baca Juga: Mardiono Bicara Potensi PPP Cabut Dukungan ke Ganjar Usai Rapat dengan Megawati: Boleh, Tapi...
Dalam foto yang diterima Suara.com, tampak Megawati, OSO, Hary Tanoe dan Mardiono duduk di sebuah sofa berwarna putih. Hadir pula, Ketua DPP PDIP M Prananda Prabowo dalam pertemuan itu.
Selain Prananda, Ketua DPP PDIP Puan Maharani dijadwalkan akan turut hadir dalam rapat tersebut. Puan disebut baru saja melangsungkan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Pemutihan dan Keringanan Pajak Jawa Timur Khusus Agustus 2026, Cek Syaratnya
-
John Herdman Bongkar Peran Vital Tom Haye Jelang Duel Panas Indonesia vs Vietnam
-
Rezeki Melimpah! Ini 5 Shio Paling Beruntung Sepanjang Agustus 2026
-
Review Drama Kingdom, Melawan Teror Zombi di Tengah Intrik Politik Joseon
-
Update Harga Emas Antam Hari Ini: Stabil di Level Rp2.603.000 per Gram
-
5 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 3 Agustus 2026: Peluang Dapat Sumber Uang Baru
-
Cha Eun Woo Ajukan Banding atas Ketetapan Pajak, Agensi Beri Tanggapan
-
Timnas Indonesia vs Vietnam, Rizky Ridho: Kunci Bisa Menang Jangan Mau Diprovokasi
-
Tragedi Petugas Damkar di Kramat Jati Jadi Alarm Bahaya Sampah Ilegal di Jakarta
-
Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak