Selain Jumat Kliwon dan Jumat Wage yang menjadi hari sakral, ada satu lagi hari yang disakralkan menurut Primbon Jawa, yakni Selasa Kliwon.
Karena menjadi hari sakral, orang yang meninggal pada Selasa Kliwon maka kuburannya harus dijaga selama 40 hari. Pasalnya, kain kafan atau tali pocong jenazah yang meninggal di hari Selasa Kliwon menjadi incaran orang-orang pemilik ilmu hitam.
Masyarakat meyakini, orang yang meninggal di hari Selasa Kliwon mengeluarkan energi besar dibandingkan hari lain.
Sementara itu, Keraton Solo juga rutin menggelar ritual ngisis Wayang Kyai Kanyut tiap malam Selasa Kliwon. Sebanyak 400 buah wayang akan dipajang satu per satu di Sasana Andrawina.
Nah, jadi sudah jelas ya bagi Anda yang bertanya-tanya hari ini 14 September 2023 malam Jumat Apa menurut Kalender Jawa. Jawabannya adalah malam Jumat Wage yang disakralkan oleh masyarakat Jawa.
Berita Terkait
-
9 Arti Mimpi Mandi Menurut Primbon Jawa, Penuh dengan Hal Baik dalam Kehidupan
-
8 Arti Mimpi Putus sama Pacar Menurut Primbon Jawa, Tidak Selalu Hal Buruk
-
24 Arti Kuping Kiri Berdenging Menurut Primbon, Cek Jam Berapa Berdengingnya
-
Wanita Berkumis Tipis Menurut Primbon Jawa Pertanda Punya Nafsu Tinggi? Ini Penjelasannya
-
6 Arti Mimpi Membunuh Ular Menurut Primbon Jawa, Pertanda Musibah Akan Datang?
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas
-
Bantah Anggaran Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem: Tak Sampai 1 Persen APBN di Kemendikbudristek
-
Iran - AS Sepakat Bikin 4 Kelompok Kerja Khusus Bahas Teknis Perdamaian
-
Nadiem Makarim Akui Cemas Saat Jadi Menteri, Rekrut Tim Inti untuk Bantu Birokrasi
-
Di Sidang Korupsi Chromebook, Nadiem Ungkap Digitalisasi Pendidikan Merupakan Arahan Langsung Jokowi
-
Heboh Dugaan Suap BEM UBK, Guntur Romli Singgung Modus MBG 'Mahasewa diBayar Gibran'
-
Pramono Pastikan HUT Jakarta ke-499 Berlangsung Meriah, Tapi Tak Berlebihan
-
DPR Desak PLN Lindungi UMKM Terdampak Pemadaman Listrik, Minta Ada Kompensasi Kerugian
-
Desain Kawasan Suburban Dinilai Perparah Emisi, Mengapa?
-
Kronologi Munas Jelang Muktamar NU Ricuh, Pejabat Organisasi Pecah Pendapat