Suara.com - Timnas Indonesia U-17 dipastikan tidak akan bermain di Jakarta International Stadium (JIS) dalam fase grup Piala Dunia U-17 pada 10-18 November 2024. Hal ini dikonfirmasi dari jadwal pertandingan resmi yang dirilis oleh FIFA.
Sebelumnya, JIS dicanangkan akan menjadi tuan rumah untuk Timnas U-17 Indonesia dalam babak penyisihan grup Piala Dunia U-17. Namun, FIFA memutuskan mencoret stadion peninggalan Anies Baswedan itu dari opening Piala Dunia U-17.
Sebagai gantinya, FIFA menyatakan bahwa Indonesia bersama dengan negara lain yang tergabung di Grup A, akan berlaga di Stadion Gelora Bung Tomo di Surabaya.
Lantas, seperti apakah sejarah JIS yang pembangunannya menggelontorkan dana hingga Rp 4,5 triliun itu?
Sejarah Jakarta International Stadium (JIS)
JIS mempunyai sejarah panjang, sebelum akhirnya diresmikan oleh mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada bulan April 2022. Pembangunan stadion yang berlokasi di Tanjung Priok, Jakarta Utara, ini melewati empat kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta.
Proyek ini berawal pada tahun 2008 saat DKI Jakarta dipimpin oleh Fauzi Bowo (Foke). Lahan yang saat ini menjadi JIS dulunya adalah kawasan Taman Bersih Manusia Wibawa (BMW), dengan luas total 66,6 hektare.
Kawasan tersebut adalah aset Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang berasal dari utang penyediaan lahan fasilitas sosial dan fasilitas umum tujuh perusahaan swasta.
Pemprov DKI juga menggusur bangunan-bangunan liar yang berada di kawasan tersebut pada 24 Agustus 2008. Kemudian, Pemprov DKI berencana untuk membangun stadion bertaraf internasional di sana.
Baca Juga: Jadwal Piala Dunia U-17 2023: Timnas Indonesia U-17 Full Main di Stadion GBT Selama Fase Grup
Namun sayang, rencana tersebut terhambat karena adanya sengketa lahan. Rencana pembangunan stadion itu pun menguap di era Fauzi Bowo.
Lalu, pada era kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Jokowi, rencana pembangunan stadion tersebut kembali tercium. Terlebih saat itu Pemprov DKI Jakarta menggusur Stadion Lebak Bulus dan mengubahnya menjadi depo mass rapid transit (MRT) fase 1 Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia.
Pemprov DKI akhirnya mencari lahan untuk membangun stadion pengganti Lebak Bulus. Pada saat itu, Taman BMW menjadi salah satu alternatif pengganti Stadion Lebak Bulus.
Pada 28 Mei 2014, Jokowi ikut merencanakan pembangunan stadion internasional tersebut. Pada saat itu, Jokowi menyebut Pemprov DKI sudah mengurus bukti kepemilikan tanah dan juga sudah mengajukan gugatan sengketa lahan.
Dalam perencanaannya, Presiden Jokowi juga menunjukkan dua sertifikat yang menandakan bahwa lahan di Taman BMW adalah milik Pemprov DKI. Namun, pembangunan stadion bertaraf internasional tidak kunjung direalisasikan.
Selanjutnya tahun 2017, saat DKI dipimpin oleh Gubernur Djarot Saiful Hidayat. rencanan pembangunan stadion di Taman BMW kembali dilakukan.
Tag
Berita Terkait
-
Jadwal Piala Dunia U-17 2023: Timnas Indonesia U-17 Full Main di Stadion GBT Selama Fase Grup
-
Sepak Bola dan Politik Indonesia, Polemik yang Terus Berlangsung Tahun Ini
-
Analisa Bung Kus, Timnas Indonesia Yakin Lolos Fase Grup Piala Dunia U-17, Minimal Juara Terbaik 3
-
Timnas Indonesia Bakal Sukses Besar di Piala Dunia U-17, Coba Baca 5 Penyebab Ini Sebelum Nyinyir Duluan
-
Siapa Aaron Suitela yang Baru Dicoret Bima Sakti dari TC Timnas Indonesia U-17?
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN