Suara.com - Kabar Doni Monardo Mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sakit dan sedang dirawat secara intensif menjadi perhatian publik. Bagi yang belum mengenalnya menjadi tertarik untuk mencari tahu profil Doni Monardo mantan Kepala BNPB tersebut.
Selama masa penanggulangan pandemi Covid-19, Doni Monardo menjadi sorotan. Seluruh warga Indonesia bergantung padanya agar penanggulangan pandemi berjalan efektif.
Bisa dikatakan secara tidak langsung, seluruh masyarakat telah berhutang jasa kepada Doni Monardo yang bekerja keras menanggulangi bencana. Apabila kamu belum mengenalnya, simak profil Doni Monardo Mantan Kepala BNPB di bawah ini.
Kehidupan Awal
Doni Monardo lahir pada 10 Mei 1963, di Cimahi, Jawa Barat. Pria keturunan Minang ini waktu kecil tinggal di Aceh dan pindah ke Padang saat bersekolah di SMA Negeri 1 Padang. Lulus SMA, Doni melanjutkan pendidikan ke Akademi Militer.
Karier Doni Monardo
Selesai menempuh pendidikan di Akademi Militer, Doni Monardo diterjukan ke Komando Pasukan Khusus atau Kopassus pada 1986 sampai 1998. Beberapa kali Doni Monardo ditugaskan ke daerah Timor Timur, Aceh, dan Bali.
Tahun 2004, Doni Monardo diutus untuk bertugas menjadi Paspamres Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Namanya disorot cukup tajam ketika ditugaskan SBY sebagai Wakil Komando Satuan Tugas untuk membebaskan kapal MV Sinar Kudur yang dibajak oleh Perompak Somalia.
Pada 2018, Doni Monardo ditugaskan sebagai Sekretaris Jenderal Wantannas sampai tahun 2019. Setelah itu menjabat sebagai Kepala BNPB dan sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 bulan Maret 2020.
Baca Juga: Dirawat Intensif di RS, Adik Kandung Jelaskan Kondisi Terbaru Doni Monardo: Dalam Keadaan Stabil
Mantan Kepala BNPB ini terpilih sebagai Ketua Umum Letjen TNI Purnawirawan dalam Munas IV PPAD digelar di kantor Pusat PPAD, tanggal 14-15 Desember 2021.
Doni Monardo menjabat sebagai Ketua Umum PPAD (Pengurus Pusat Persatuan Purnawirawatn TNI AD) periode 2021-2026. Ia menggantikan Letjen TNI Purn Kiki Syahnakri.
Keluarga Doni Monardo
Orang tua Doni Monadro adalah pasangan Letkol CPM Nasrul Saad dan ibu Reslina. Doni Monardo sendiri menikah pada 1992 dengan Santi Avriani.
Pernikahannya dikaruniai 3 orang anak. Saat ini, Doni Monardo bahkan sudah memiliki cucu dari ana-anaknya tersebut.
Demikian itu informasi profil Doni Monardo mantan Kepala BNPB yang sedang sakit.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Di Mana Tempat Beli Parfum YSL Ori? Ini 5 Toko Tepercaya dan Variannya yang Paling Wangi
-
Dari Penumpang Biasa Jadi Bagian Perubahan: Cerita Kecil Selamatkan Bumi Lewat KRL
-
Proyek 10 Kampus URI: Solusi Cetak Birokrat atau Pemborosan Dana APBN?
-
6 Saham Masuk Rekomendasi di Tengah Penurunan Tensi Perang, Ada Emiten BIPI
-
Penjaga Sekolah di Bintan Peras Uang Jajan Siswa SD Selama 3 Tahun Demi Main Judi Online
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati
-
Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku
-
Penjualan Semen SIG Tembus 18,27 Juta Ton, Naik 5,6% di Tengah Persaingan Ketat