Suara.com - Pasangan Capres-Cawapres 2024, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD tengah menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Minggu (22/10/2023) pagi.
Sebelum melakukan pengecekan, keduanya sempat berpose mengenakan pakaian cek kesehatan dari RSPAD di hadapan awak media.
Setelah tiba sekitar pukul 07.06 WIB, keduanya diantar ke dalam RSPAD oleh tim dokter. Setelah hampir 20 menit, Ganjar dan Mahfud keluar bersamaan menggunakan baju longgar.
Baju longgar memang disarankan untuk memudahkan berbagai proses cek kesehatan. Pakaian ini juga biasanya disediakan oleh pihak rumah sakit untuk yang mau melakukan Medical Check Up (MCU).
Di hadapan media, keduanya terlihat melempar senyum ke kiri dan kanan sambil melambaikan tangan. Keduanya juga sempat berpose sambil bergandengan tangan di atas kepala.
Tak sampai lima menit, keduanya pun langsung kembali masuk ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan.
"Sudah ya, sudah. Terima kasih," kata Ganjar sambil memutar badan masuk ke rumah sakit.
Tes kesehatan ini wajib dilakukan pasangan calon presiden dan wakil presiden dalam melengkapi persyaratan pendaftaran sampai penetapan calon.
Hasil tes kesehatan jasmani yang dikeluarkan RSPAD Gatot Soebroto ini nantinya akan menjadi bahan pertimbangan bagi Komisi Pemilihan Umum mengenai kemampuan pasangan Capres dan Cawapres 2024.
Baca Juga: Mahfud MD Ngaku Pernah Diendorse oleh Jokowi: Beliau Dukung Saya...
Pasangan Capres-Cawapres dinilai harus mampu melakukan kegiatan fisik sehari-hari tanpa hambatan dan tidak memiliki penyakit yang diperkirakan akan mengakibatkan kehilangan fungsi fisik dalam 5 tahun ke depan.
Sementara tes kesehatan jiwa akan mengukur kemampuan pasangan calon dalam melakukan observasi, menganalisis, membuat keputusan, dan mengomunikasikannya kepada masyarakat ketika menjabat sebagai presiden dan wakil presiden periode 2024-2029.
Sebelumnya, Mahfud MD tiba lebih dulu sekitar pukul 07.06 WIB. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) itu terlihat mengenakan pakaian batik dan celana panjang.
Mahfud pun langsung melambaikan tangan dan mengacungkan dua jempol ke arah awak media. Terlihat sudah ada Wakil Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Presiden (GP), Jenderal (Purn) Andika Perkasa.
Ditanya soal kesehatannya, Mahfud mengaku dalam kondisi sehat.
"Sehat, sehat," ujar Mahfud sambil berjalan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Kasus Korupsi Haji, KPK Segera Jebloskan Bos Maktour dan Eks Ketum Kesthuri ke Sel
-
Prabowo: Tak Ada Bangsa Lain yang Kasihan Kalau Kita Sulit
-
Pertemuan Langka di Gedung Pancasila: Prabowo, Megawati, JK, hingga Ma'ruf Amin Kumpul Satu Meja
-
Teror Api di Rumah Warga Sleman Belum Usai, Kebakaran Terjadi 73 Kali di 65 Titik
-
Prabowo Sebut Ada Kelompok yang Melawan Negara, Singgung Koruptor hingga Pelaku Ekonomi Ilegal
-
Hasto: Jangan Seperti Papua dan Aceh, Kaya SDA tapi Rakyat Belum Sejahtera
-
Bumi Diprediksi Makin Panas hingga 2030, Sudah Cukupkah Upaya Mitigasinya?
-
Prabowo Prediksi akan Ada Perlawanan dari Kelompok Tak Cinta Tanah Air
-
Prabowo: Ekonomi Indonesia Tak Boleh Hanya Menguntungkan Segelintir Orang
-
Prabowo: Ekonomi Indonesia Memang Tumbuh, Tapi Apa Sudah Merata dan Adil?