Suara.com - PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) menambah rute baru untuk moda mikrotrans kode armada JAK93 dari Jeruk Purut sampai Kebayoran Lama. Rute ini mulai beroperasi pada hari ini, Jumat (27/10/203).
Kepala Departemen Humas dan CSR PT Transjakarta, Wibowo mengatakan, pihaknya mengerahkan sebanyak 20 unit armada untuk mengantar pelanggan di rute ini.
"Mikrotrans rute Jeruk Purut–Kebayoran Lama (JAK93) kata Wibowo, akan melayani masyarakat setiap hari mulai pukul 05.00–22.00 WIB," ujar Wibowo dalam keterangannya, Jumat.
Layanan Mikrotrans JAK93 terintegrasi dengan layanan Transjakarta antara lain Pesanggrahan–Blok M (1C), Pondok Labu–Blok M (1E), Bintaro–Blok M (1E), Joglo–Blok M (8D), Rempoa–Blok M (1Q), Bintaro–Blok M (8E), Ciputat–CSW (S21), Ragunan–Blok M via Kemang (6N), Senen–Lebak Bulus (6H), Pasar Minggu–Velbak (6T), Kampung Rambutan–Lebak Bulus (7A) dan Universitas Indonesia–Lebak Bulus (D21).
"Layanan Mikrotrans rute Jeruk Purut–Kebayoran Lama (JAK93) menambah total layanan Mikrotrans menjadi 94. Untuk di Jakarta Selatan terdapat 23 rute Mikrotrans," jelasnya.
Layanan Mikrotrans rute Jeruk Purut–Kebayoran Lama ini memiliki panjang lintasan rute sepanjang 32,1 km dengan 51 titik pemberhentian untuk arah Kebayoran Lama dan arah sebaliknya dengan total 54 titik pemberhentian.
"Untuk menikmati layanan ini, masyarakat tetap diwajibkan untuk melekuka tap in dan tap out menggunakkan kartu uang elektronik (KUE) pada alat tap on bus (TOB) yang ada di armada Mikrotrans dengan tarif Rp0 atau gratis," ucapnya.
Beberapa waktu lalu, Transjakata juga menambah layanan operasional Mikrotrans baru dengan rute dengan rute Terminal Lebak Bulus–Terminal Pasar Minggu (JAK 95).
Layanan ini beroperasi setiap hari pukul 05:00 WIB - 22:00 WIB. Untuk pukul 05:00 WIB -17:00 WIB memiliki panjang lintasan rute 26,7 km dengan 85 titik pemberhentian. Sedangkan pukul 17:00 WIB - 22:00 WIB, layanan JAK95 akan melalui Pejaten Raya dengan 87 titik pemberhentian sepanjang 27,6 km.
Baca Juga: Pemprov DKI Jakarta Siapkan Berbagai Strategi Penanganan Kemacetan
Rute ini terintegrasi dengan layanan Transjakarta lainnya seperti Lebak Bulus–Pasar Baru via Tomang (Koridor 8), Senen–Lebak Bulus (6H), Kampung Rambutan–Lebak Bulus (7A), Ciputat–CSW (S21), Ciputat–Kampung Rambutan (S22), Puribeta–Ragunan (13D), Ragunan–Dukuh Atas 2 (Koridor 6), Ragunan–MH Thamrin via Kuningan (6A), Ragunan–MH Thamrin (6B), Ragunan–Gelora Bung Karno (6V), Blok M–Pasar Minggu (6U), Pasar Minggu–Velbak (6T), Kampung Melayu—Ragunan (5N) dan Ragunan Blok M via Kemang (6N).
Berita Terkait
-
Pemprov DKI Jakarta Siapkan Berbagai Strategi Penanganan Kemacetan
-
Lihat Pedagang di Kebayoran Lama Jaksel Jualan di Emperan, Kaesang Tebar Janji soal Relokasi Pasar
-
Tawuran Siswa SMP di Pondok Pinang Sukses Dibubarkan Emak-emak, Netizen: Terbukti Sebagai Ras Terkuat di Bumi
-
Viral Mini Cooper Adang Bus TransJakarta, Wanita Ini Marah Gegara Mobilnya Penyok
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa
-
Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya
-
Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah