Suara.com - Calon Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memastikan dirinya bakal dilantik menjadi Panglima TNI pada Rabu besok. Pelantikan dilakukan Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Istana Negara.
Kepastian itu disampaikan Agus usai dirinya hadir dalam rapat paripurna DPR dengan Agenda pengambilan keputusan perihal Agus sebagai calon Panglima TNI.
"Insyaallah besok jam 10. Insyaallah oleh bapak presiden," kata Agus di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (21/11/2023).
Sebelumnya, hal senada disampaikan lebih dulu oleh Ketua DPR RI Puan Maharani dalam konferensi pers perihal Agus.
Puan menegaskan setelah DPR menyetujui pemberhentian Panglima TNI Laksamana Yudo Margono dan penggantian ke Jenderal Agus Subiyanto, artinya tinggal menunggu pelantikan dari Presiden Jokowi.
"Alhamdulillah pada hari ini, DPR RI sudah kemudian memberikan persetujuan atas pemberhentian dan pergantian panglima TNI yang akan datang, atas nama jenderal TNI Agus Subiyanto yang insyaallah akan dilantik pada esok hari. Di mana dan jam berapa, silakan tanyakan kepada presiden," kata Puan.
Loyal ke Jokowi
Sebelumnya Kepala Staff Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Agus Subiyanto memastikan dirinya akan loyal kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Penegasan loyal terhadap panglima tertinggi disampaikan Agus merespons kesiapan dirinya sebagai Panglima TNI.
Diketahui, Jokowi sudah mengusulkan nama Agus ke DPR melalui surat presiden terkait pergantian Panglima TNI.
"Saya sih loyal kepada panglima tertinggi saya, presiden. Karena sebelum di sini pun, saya ditempatkan di mana saja, pernah di Tim-Tim. Saya dulu menyelesaikan sampai 1999 terakhir di sana, kemudian di Poso juga," ujar Agus usai mendampingi Menhan Prabowo meresmikan Rumah Sakit (RS) Tingkat III Salak dr. H. Sadjiman, Bogor, Rabu (1/11/2023).
"Jadi saya sebagai prajurit siap ditempatkan di mana saja," katanya.
Agus mengatakan dirinya akan membuat prajurit profesional seiring dirinya yang kini dipercaya Jokowi menjadi seorang calon Panglima TNI.
Berita Terkait
-
Penegakan Hukum Era Jokowi Diberi Skor 5, Puan PDIP soal Rapor Merah Ganjar: Gak Ada Instruksi, Pasti Beliau Punya Data
-
Atur Jadwal Pertemuan Lagi, Puan Bicara Kemungkinan Bahas Posisi Jokowi Di PDIP
-
PDIP Disebut Sedang Cari Kawan usai Koar-koar Narasi soal Ditekan Penguasa
-
Iriana Jokowi Disebut Cawe-cawe Bikin Gibran Jadi Cawapres, Benarkah Libra Se-ambisius Itu?
-
Panglima TNI Takziah ke Keluarga Prajurit yang Gugur dalam Kecelakaan Pesawat Super Tucano di Pasuruan
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian