Suara.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta jajarannya menyiapkan pengamanan maksimal saat perayaan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024. Ia juga meminta agar meningkatkan kewaspadaan atas potensi terjadinya bencana alam.
"Harus kita berikan pelayanan. Sehingga seluruh aktivitas kegiatan masyarakat pada saat kegiatan Nataru semuanya bisa berjalan dengan baik," kata Listyo dalam rapat koordinasi lintas sektoral di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (8/12/2023).
Listyo menilai perlu kewaspadaan menghadapi potensi ancaman bencana alam mengingat kekinian telah memasuki musim hujan. Apalagi dalam beberapa waktu dekat ini juga telah terjadi beberapa peristiwa banjir hingga longsor.
"Dalam satu bulan ini kita melihat ada beberapa wilayah yang terdampak apakah banjir, longsor dan ini semua menjadi bahan untuk kita rapatkan. Sehingga terhadap masalah-masalah yang mungkin akan muncul ini semua bisa kita pecahkan bersama," ujarnya.
Lebih lanjut, Listyo juga meminta jajaran Korps Lalu Lintas atau Korlanstas Polri untuk menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan. Sebab berdasar data Kementerian Perhubungan diprediksi akan terjadi peningkatan jumlah arus mudik dan balik selama libur Nataru tahun ini.
Atas hal itu, Listyo menilai perlu adanya sinergitas antara lembaga dan stakeholder terkait untuk memastikan perayaan Nataru berjalan dengan aman dan lancar.
"Tentunya seluruh stakeholder yang ada betul-betul bisa memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat yang akan melaksanakan kegiatan Nataru," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara