Pada kesempatan yang sama Ketua Majelis Jemaat GKI Temanggung, Richard Budiarto, sebaga tuan rumah berharap kebersamaan ini akan melampaui batas-batas keagamaan dan etnis, sehingga terjalin ikatan yang erat di antara semua orang yang hadir.
"Mari bersama-sama merayakan keberagaman sebagai anugerah dan membangun fondasi persaudaraan yang kokoh. Semoga setiap momen di Tanah Air itu Bhinneka ini memberikan inspirasi dan keberkahan bagi kita semua. Terima kasih atas partisipasi dan doa restu yang telah diberikan. Selamat menikmati setiap detik acara ini, semoga menjadi kenangan indah dan memberikan semangat baru untuk meneruskan perjalanan kita bersama," ucapnya.
Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Temanggung, juga menyampaikan bahwa agama akan tetap terjaga kerukunannya jika semua komunitas berkomitmen memegang teguh kebhinnekaan, sebab agama itu mengajarkan kebaikan.
"Dua tahun lalu, Temanggung sempat dinyatakan sebagai zona merah kerukunan. Padahal kenyataanya di sini semua saling mendorong untuk menjaga kerukunan. Oleh sebab itu saya berharap para orang-orang muda yang datang dan tinggal untuk selama beberapa hari di Temanggung, dan merasakan sendiri seperti apa kerukunan yang terjalin, jangan lupa saat kembali ke daerah asal masing-masing agar bisa bercerita bahwa Temanggung itu kota yang adem, tentram, dan menerima kebhinnekaan," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara