Suara.com - Sekretaris Eksekutif Bidang Kesaksian dan Keutuhan Ciptaan (KKC) Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Pdt Jimmy Sormin mengungkapkan, keberlanjutan semangat toleransi, penghargaan terhadap keberagaman, dan modal sosial lainnya di masyarakat perlu terus dijaga bahkan dilanjutkan pada generasi selanjutnya.
Harapan tersebut menurutnya perlu dilakukan sebagai upaya pemajuan bangsa tidak terhalangi generasi yang abai, bahkan destruktif dalam periode yang dianggap sebagai bonus demografi.
Pernyataan tersebut disampaikannya dalam pembukaan kegiatan Tanah Air itu Bhinneka (TAB) Angkatan III Goes to Temanggung di GKI Temanggung, Jawa Tengah (Jateng), Senin (11/12/2023).
"Oleh karena itu, generasi yang ada sekarang perlu juga dibekali dengan berbagai perjumpaan, pengetahuan, dan keterampilan, untuk mengobservasi, menilai, serta membaca tanda zaman agar mereka terlatih untuk menjadi relevan terhadap konteks masing-masing," katanya melalui keterangan tertulis kepada Suara.com.
Ia kemudian memngungkapkan pengalaman pahit yang dialami Kabupaten Temanggung. Sormin mengemukakan, Temanggung pernah mengalami masalah berbasis agama, hingga berujung pada upaya perusakan dan pembakaran sejumlah rumah ibadah pada 2011, serta kasus seputar terorisme pada tahun lainnya.
Oknum dan Politik
Namun, ia mengemukakan, realitas masyarakat Temanggung ternyata tidak demikian. Hal tersebut, menurut Sormin terjadi karena oknum dan politik tertentu yang menyebabkannya.
Berdasarkan hasil riset SETARA Institute mengenai Indeks Kota Toleran 2022, menempatkan Provinsi Jawa Tengah sebagai propinsi dengan kota toleran terbanyak.
Daerah tersebut meliputi Kota Salatiga, Surakarta, Semarang, dan Magelang. Kabupaten Temanggung sendiri berbatasan dengan Kabupaten Kendal (utara), Kabupaten Magelang (selatan), Kabupaten Semarang (timur), dan Kabupaten Wonosobo (barat).
Dengan jumlah penduduk hampir 800.000 jiwa dan mayoritas penduduk beragama Islam, keberadaan masjid dan mushola cukup banyak di Kabupaten Temanggung (95 persen).
Komposisi umat Kristiani di daerah ini hanya 2,9 persen dari populasi penduduk, dengan 94 gedung gereja. Umat Buddha di Temanggung sebanyak 1,1 persen dengan 81 vihara.
Lebih lanjut, ia menyebutkan, semangat hidup dalam keberagaman telah berhasil diinstal dalam pelaksanaan Angkatan I dan Angkatan II TAB di Padang, Sumatra Barat pada Desember 2022 dan di Indramayu, Jawa Barat pada Juni 2023 yang lalu.
Dia katakan, sebanyak total 60 orang muda telah menerima manfaat dari kegiatan TAB, dan merasa puas karena telah mengalami langsung hidup berdampingan di konteks masyarakat Sumatra Barat dan Jawa Barat, selain juga mengembangkan kapasitas kepemimpinan mereka.
"Spirit ini pula yang dibawa dalam kegiatan Angkatan III Tanah Air itu Bhinneka (TAB) – 2023 Goes to Temanggung. PGI bekerja sama dengan CKU, Gereja Kristen Indonesia (GKI), dan Mission 21 memfasilitasi 31 orang muda untuk mengembangkan kapasitas pemimpin yang toleran dan inklusif, melalui proses belajar keberagaman, membangun semangat duta damai, serta memotivasi mereka untuk berkomitmen dalam membangun perdamaian, persatuan, dan keadilan di Jawa Tengah dan Indonesia," katanya.
Melampaui Batas-batas Keagamaan
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Sama-sama di KPK, Gus Yaqut Kirim Salam untuk Mensos Gus Ipul Sebelum Kembali ke Rutan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Anggota DPR Minta Hukuman Maksimal untuk Pengasuh Ponpes Pati Tersangka Pencabulan Santriwati
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
Gus Ipul Sambangi KPK, Minta Pengawasan Pengadaan Barang Kemensos agar Bebas Korupsi
-
Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Satu Orang Meninggal Dunia: Diketahui Anggota BPK
-
Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19
-
Tersangka Kasus Pencabulan di Pati Ditangkap, Menteri PPPA: Tak Bisa Diselesaikan Damai!
-
WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru
-
Tersangka Pencabulan Santriwati di Ponpes Pati Sempat Kabur, Menteri PPPA Desak Penahanan