Suara.com - Nasib nahas menimpa seeorang remaja bernama Reza (20). Warga Cijantung itu tewas terpanggang saat rumahnya, Jalan Raya Kalimantan 1 Kelurahan Gedong, Pasar Rebo, Jakarta Timur ludes terbakar pada Kamis (14/12/2023) pagi.
Korban dilaporkan sedang tidur di kamarnya ketika kediamannya diamuk si jago merah.
"Saat kebakaran terjadi, seorang penghuni rumah, Reza (20) tengah tidur di dalam kamarnya," kata Kepala Seksi Operasional Suku Dinas (Sudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Gulkarmat) Jakarta Timur, Gatot Sulaeman dikutip dari Antara, Kamis.
Dia mengungkapkan bahwa korban tewas terbakar karena terjebak di kamar dengan kondisi asap tebal.
Menurut dia, kebakaran yang terjadi sekitar pukul 06.29 WIB itu disebabkan arus pendek listrik (korsleting) pada mesin cuci.
Sudin Gulkarmat Jakarta Timur (Jaktim) mengerahkan 14 unit armada dengan 65 personel untuk memadamkan si jago merah yang menghanguskan rumah tersebut.
Menurut Gatot, besarnya api yang melanda menyebabkan cepatnya perambatan sehingga menghanguskan rumah tersebut. "Pemadaman baru selesai sekitar pukul 07.37 WIB," tuturnya.
Kerugian materi akibat peristiwa kebakaran itu ditaksir mencapai Rp500 juta. (Antara)
Baca Juga: Aksi Heroik Damkar, Bantu Bayi Evakuasi Jari Bayi yang Terjepit Mainan di Jagakarsa
Berita Terkait
-
Aksi Heroik Damkar, Bantu Bayi Evakuasi Jari Bayi yang Terjepit Mainan di Jagakarsa
-
Detik-detik Pusat Rehabilitasi Pecandu Narkoba Di Iran Kebakaran, 32 Orang Tewas Terpanggang
-
Kebakaran Landa Toko Material di Cilandak, 22 Mobil Pemadam Kebakaran Dikerahkan
-
PLN Indonesia Power Kerahkan Personel Hingga Peralatan Untuk Atasi Kebakaran Hutan dan Lahan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan