Suara.com - Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto, memerintahkan Universitas Pertahanan untuk menyiapkan satuan tugas atau satgas lain, di luar dari satgas air yang bertugas mencari sumber atau titik baru air bersih.
Prabowo ingin Universitas Pertahanan memaksimalkan pengetahuan dan kemampuan mereka untuk membantu rakyat. Ada sejumlah satgas yang diperintahkan Prabowo untuk dibentuk Unhan.
Satgas tersebut di antaranya satgas perbenihan yang bertugas melakukan reboisasi hutan serta menyebarkan benih-benih buah serta pohon produksi. Selain itu ada satgas perumahan murah.
"Kemudian satgas untuk mencari solusi terhadap dampak kerusakan lingkungan terutama meningkatkan air laut. Mencari solusi untuk membuat permukiman rumah-rumah terapung seandainya memang dibutuhkan," ujar Prabowo.
"Dengan masalah naiknya permukaan laut kita harus kasih solusi ke rakyat. Mereka hidup nyaman dan hidup baik tapi nggak takut dengan naiknya air laut," sambung Prabowo.
Prabowo menyampaikan sejumlah satgas bentukan Unhan sudah mulai bekerja. Tetapi ia mengingatkan tentang batas kemampuan yang dimiliki, mengingat wilayah Indonesia yang begitu luas.
"Dan segera akan bekerja satgas mitigasi dampak kerusakan lingkungan. Ini bekerja sama semuanya. Semua kemampuan ilmu, otak yang ada di dosen-dosen Unhan segera dimanfaatkan untuk rakyat," jelas Prabowo.
Nantinya, lanjut Prabowo, mahasiswa Unhan sekaligus diminta praktik di desa-desa yang paling membutuhkan dan di tempat-tempat di mana rakyat paling sulit.
"Mahasiswa kita harus diterjunkan di situ, mereka harus mengerti masalah rakyat Indonesia," kata Prabowo.
Baca Juga: Resmikan Sumber Air Bersih di Kuningan, Menhan Prabowo Disambut Histeris Emak-emak
Sementara itu khusus untuk Satgas Perumahan Murah, Prabowo menegaskan hal itu sedang dalam pengkajian.
"Mereka akan terus uji coba cari rumah paling cocok paling murah untuk Indonesia. Sekarang sudah menemukan di bawah harga 100 juta sampai jadi, tipe 36. Saya cari yang cocok untuk Indonesia dan hemat luas wilayah lebih bagus dua tingkat," tutur Prabowo.
Berita Terkait
-
Resmikan Sumber Air Bersih di Kuningan, Prabowo Pesan ke Warga: Hemat Air, Jangan Sia-siakan
-
Terlihat Senang, Intip Keseruan Prabowo Main Air Bareng Anak-anak di Kuningan
-
TKN Prabowo-Gibran Saat Acara Kaesang Digeruduk Massa Beratribut PDIP di Pati: Jangan Terpancing
-
Resmikan Sumber Air Bersih di Kuningan, Menhan Prabowo Disambut Histeris Emak-emak
-
Aliansi Tionghoa Indonesia Puji Prabowo Jadi Panutan Pluralisme
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa
-
Posisi Cermin di Kamar Tidur Baiknya di Mana? Ini Penjelasan Ahli Interior dan Feng Shui
-
4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
-
Usai Dibungkam Vietnam, Herdman Kirim Pesan Emosional untuk Suporter Timnas Indonesia
-
Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang