Suara.com - Polda Sulawesi Tengah memastikan tak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran pabrik smelter milik PT Gunbuster Nickel Industri (GNI) di Kabupaten Morowali Utara, Kamis (28/12/2023).
Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah Kombes Djoko Wienartono mengatakan, hal ini berdasar informasi yang diterima dari jajaran Polres Morowali Utara.
"Sampai dengan saat ini dikonfirmasi dari pihak Polres itu tidak ada korban jiwa," kata Djoko kepada Suara.com, Jumat (29/12/2023).
Djoko juga mengatakan, bahwa peristiwa kebakaran ini terjadi tidak terlalu lama. Menurutnya, api berkobar sekitar pukul 17.20 WITA dan berhasil dipadamkan pada pukul 18.00 WITA.
"Api berkobar dari pukul 17.20, sekitar 18.00 udah bisa diatasi," katanya.
Selain itu, lanjut Djoko, peristiwa kebakaran ini juga tidak menganggu aktivitas perusahaan. Bahkan hingga kekinian aktivitas perusahaan masih berlangsung normal.
"Kebakarannya itu tidak menganggu aktivitas perusahaan," ujar dia.
Sementara terkait penyebab daripada kebakaran, Djoko mengklaim masih didalami Polres Morowali Utara. Penyidik saat ini menurutnya juga masih melakukan olah tempat kejadian perkara atau olah TKP.
"Sedang didalami oleh pihak Polres setempat ya terkait penyebab dan sebagainya," imbuhnya.
Baca Juga: Smelter PT GNI Morowali Meledak, Bukan Kali Pertama Terjadi
Berita Terkait
-
Smelter PT GNI Morowali Meledak, Bukan Kali Pertama Terjadi
-
Kecelakaan di Smelter Terus Berulang: Nyawa Tidak Bisa Dibayar dengan Uang
-
Update Daftar 19 Korban Meninggal Dunia Ledakan PT ITSS Morowali, TKI 11 TKA 8 Orang
-
Biodata Laode M Syarif, Eks Pimpinan KPK yang Salah Satu Keluarganya Jadi Korban Smelter ITSS
-
Meledaknya Tungku Smelter, Keluarga Tuntut Kompensasi Jubir PT IMIP: Tak Ada Satu Orangpun yang Mau Celaka
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?