Suara.com - Beredar foto Presiden Joko Widodo alias Jokowi sedang menonton Gibran Rakabuming Raka yang tampil di Debat Cawapres.
Dalam foto tersebut juga bernarasikan klaim bahwa Jokowi bangga saat melihat putra sulungnya yang tampil gigih dan berani di Debat Cawapres.
"Pak Jokowi bangga nonton debat anak sulungnya Gibran (Gigih Berani)," narasi yang ada dalam foto tersebut.
Namun, setelah ditelusuri foto dan narasi tersebut dapat dipastikan tidak benar atau hoaks.
Narasi
Foto Jokowi sedang menonton Gibran di Debat Cawapres diunggah oleh akun Facebook Binyo Cantona pada 24 Desember 2023. Akun ini menuliskan narasi sebagai berikut.
"Pak Jokowi pasti tenang sekarang bahwa anaknya bisa melanjutkan legacy-nya dengan baik. Gibran (Gigih dan Berani)."
Dalam foto tersebut, Jokowi yang berbaju hijau tampak duduk membelakangi kamera. Ia terlihat sedang menonton Debat Cawapres di televisi.
Terlihat gambar Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, Gibran, dan Mahfud MD dalam tayangan televisi yang sedang ditonton oleh Jokowi.
Baca Juga: Pernyataan Jokowi vs Anies Soal Lahan Milik Prabowo di Debat Capres
Penjelasan
Mengutip dari Turnbackhoaks -- Jaringan Suara.com pada Rabu (10/1/2024), foto tersebut dapat dipastikan sebagai hasil editan.
Saat ditelusuri menggunakan Google Image, ditemukan foto yang identik dengan yang diunggah oleh akun Facebook Binyo Cantona.
Gambar tersebut mirip dengan foto pada artikel Detik.com yang berjudul "Jokowi Unggah Momen Nonton Timnas Indonesia dari Rumdis Walkot Bobby".
Dalam artikel tersebut tercantum video saat orang nomor 1 RI tersebut sedang menonton sebuah tayangan pertandinangan sepak bola.
Lebih lanjut, berdasarkan artikel yang diunggah pada 17 Mei 2023 tersebut, Jokowi sedang melihat pertandingan antara Indonesia versus Thailand di ajang SEA Games 2023.
Simpulan
Dengan demikian, gambar Jokowi sedang menonton Gibran di Debat Cawapres 2024 adalah hasil editan. Aslinya, Jokowi sedang menonton pertandingan Timnas Indonesia di ajang SEA Games 2023.
Berita Terkait
-
Jokowi Desak Ribuan Aplikasi Pemerintah Segera Dilebur, Deadline 9 Bulan
-
Jokowi Tak Hadiri HUT ke-51 PDIP, Kirim Video Ucapan Pun TIdak
-
Heboh Video Unggahan Pendukung Prabowo Berisi Pesan Soeharto Jelang Pilpres 2024
-
Pernyataan Jokowi vs Anies Soal Lahan Milik Prabowo di Debat Capres
-
Prabowo Hadiri Deklarasi Dukungan Relawan Nelayan, Gibran Temui 1000 Kiai di Banyuwangi
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan