Suara.com - Akun Instagram Menkopolhukam Mahfud MD dikabarkan tengah diretas oleh pihak tak bertanggungjawab pada Selasa (16/1/2024).
Dari pantuan Suara.com, akun @mohmahfudmd itu mengunggah video yang tidak jelas. Terlihat dalam video itu menggambarkan para tentara tengah bermain bola.
Keterangan dalam unggahan itu juga tidak bisa dimengerti. Namun demikian, setelah dilakukan pengecekan pada Google Translite, utasan itu menggunakan bahasa Ibrani.
Diketahui bahasa Ibrani adalah, sebuah bahasa dalam rumpun Semit Barat Laut yang tercakup dalam rumpun Afroasiatik.
Bahasa ini awalnya merupakan yang digunakan keseharian bangsa Israel hingga kisaran tahun 200 Masehi dan juga merupakan bahasa liturgika dari agama Yudaisme (sejak periode Bait Allah Kedua) dan Samaritanisme.
Melihat hal itu, publik pun langsung memberikan respon beragam.
"pa Mahfud mending report, kalo bisa ditracking siapa yg ngehack. black campaign dari paslon mana nih," tulis netizen.
"payah nih mainnya kaya gini, cawapres loh ini," tulis netizen.
"Tega banget sih orang yang hack. Kenapa harus beliau.? Yang retas saya doain Gak bakalan lancar kesehariannya di dunia," tulis netizen.
"Main ngehack ya?? Sudah tau siapa ini.. selain itu pro israel ini jadi makin yakin, yang retas akun Prof Mahfud pasti pro Israel," tulis netizen.
"Akun IG milik Prof Mahfud diretas dan peretasnya sengaja mengupload video ini agar terkesan dgn narasi Prof Mahfud dukung Israel. Target peretas adalah netizen yg membela Gaza yg menonton video tsb agar suara Prof Mahfud berpindah. Kita bantu balikkan akun IG Prof Mahfud ya," tulis netizen.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing
-
Sekolah Rakyat Tuban Tunjukkan Dampak Positif, Sekolah Permanen Disiapkan
-
Ferdinand Hutahean: Penempatan Polri di Bawah Kementerian Bukan Solusi Benahi Keluhan Masyarakat
-
Usai Gelar Perkara, KPK Tetapkan Status Hukum Hakim dan Pihak Lain yang Terjaring OTT di Depok
-
KPK Geledah Kantor Pusat Bea Cukai dan Rumah Tersangka, Dokumen hingga Uang Tunai Diamankan
-
Indonesia Police Watch Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian: Akan Jadi Pembantu Politisi
-
Filosofi Jersey Soekarno Run 2026: Mengusung Semangat Berdikari dan Simbol Perjuangan
-
Golkar Dukung Prabowo Masuk Dewan Perdamaian Gaza: Politik Bebas Aktif, Mengalir tapi Tidak Hanyut