Suara.com - Beredar informasi mengenai bencana gempa bumi bermagnitudo 9,8 yang baru saja mengguncang wilayah Indonesia bagian barat.
Informasi ini disebarkan oleh kanal YouTube CCTV BENCANA. Dalam unggahannya kanal YouTube ini menuliskan narasi sebagai berikut.
"BARU SAJA IBU KOTA INI BABAK BELUR, GEMPA MAGNITUDO 9,8 SR HANTAM KERAS WILAYAH INI".
"GEMPA MAGNITUDO 9,8 SR GUNCANG INDONESIA BAGIAN BARAT".
Lantas, benarkah informasi di atas?
Penjelasan
Mengutip dari Turnbackhoax -- jaringan Suara.com, informasi mengenai gempa bumi bermagnitudo 9,8 yang baru saja mengguncang wilayah Indonesia bagian barat adalah tidak benar.
Faktanya, dalam video yang diunggah oleh kanal YouTube CCTV BENCANA tersebut sama sekali tidak membahas mengenai gempa bumi 9,8 SR yang menghantam wilayah Indonesia bagian barat.
Narator dalam video ini pun hanya membacakan artikel dua peristiwa yang tidak saling berkaitan dengan klaim di judul dan thumbnail video yang diunggah.
Baca Juga: Jadi Korban Hoaks Promosi Judi Online, Atta Halilintar Kecam Penyalahguna Teknologi AI
Artikel yang dibacakan oleh narator dalam video tersebut meliputi artikel soal gempa bermagnitudo 4,3 yang terjadi di Labuha, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara pada 21 Desember 2023.
Sementara itu, artikel kedua membahas soal gempa berkekuatan 5,9 yang mengguncang Provinsi Gansu, China pada 18 Desember 2023. Oleh sebab itu, isi video ini sama sekali tidak saling berkaitan dengan judul dan thumbnail video.
Simpulan
Dengan demikian, dapat disimpulkan jika informasi yang disebarluaskan oleh kanal YouTube CCTV BENCANA mengenai gempa bumi 9,8 SR yang terjadi di wilayah Indonesia bagian barat merupakan informasi yang salah atau hoaks.
Berita Terkait
-
Awas Hoaks! Video Najwa Shihab dan Raffi Ahmad Diedit Jadi Iklan Judi Online
-
Waspada Hoaks Video Najwa Shihab, Raffi Ahmad, dan Atta Halilintar Promosi Judi Online
-
Heboh Diduga Kerahkan Kepala Daerah Menangkan Prabowo, Polda Sumut Bantah Rekaman Suara Kapolres: Hoaks!
-
HOAKS, Foto Jokowi Sedang Tonton Gibran di Debat Cawapres
-
Gilbert PDIP Sebut Anies yang Hoaks Usai Tuding Mahasiswa Pakai Data Palsu Soal Rumah DP Rp 0
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan