Suara.com - Belakangan viral di media sosial soal rekaman suara yang disebut-sebut anggota Polri yang memberikan arahan untuk memenangkan pasangan Capres-Cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuning Raka.
Dilihat pada Senin (11/1/2024) dalam unggahan akun Instagram, @verandhut disebutkan jika suara pria yang sedang memberikan pengarahan kepada orang-orang itu adalah Kapolres Batubara, AKBP Taufik Hidayat Thayeb.
Dalam rekaman suara itu, terdengar seorang pria sedang mengarahkan para kepala desa ikut turun tangan agar masyarakat bisa memilih Prabowo-Gibran.
“Untuk kepala desa ini langsung aja kita diarahkan ke 02. Judul yang pertama. Tidak ada cerita lain, tidak ada alasan apapun menangkan 02 di desa masing masing," kata seorang pria dalam video itu, dikutip Suara.com, Selasa.
Selain itu, pria tersebut dalam rekaman suara itu juga terdengar memberikan arahan untuk menggunakan dana desa sebesar Rp100 ribu untuk kepentingan Pilpres 2024.
"Terkait masalah peluru itu masih diupayakan dengan Pj supaya sebelum pilpres keluar. Dengan catatan 100.000 dikeluarkan uang dari situ," ujarnya.
Dalam rekaman suara itu, pria itu terdengar memerintahkan sejumlah pejabat seperti bupati, dandim, hingga kajari untuk menggunakan dana desa sebagai operasional untuk kampanye paslon tersebut.
"50 dikirim ke sana untuk mereka pergunakan penggunaan apalah, serangan dari mereka. Itu ada penggunaannya nanti Pj di situ, kapolres di situ, dandim di situ, kejari di situ. Penggunaan untuk pilpres, operasional mereka. Jadi 50 yang tinggal di desa," jelasnya.
Sebut Rekaman Suara Hoaks
Baca Juga: Duel Ketat Elektabilitas, AMIN Gerus Basis Suara Tradisional Prabowo, Siapakah yang Akan Menang?
Setelah rekaman suara itu viral, Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Hadi Wahyudi langsung angkat bicara. Dia memastikan jika rekaman suara itu adalah berita hoaks.
“Polda Metro Jaya sudah melakukan penelusuran dan hasilnya di nformasikan tidak benar (Hoax),“ kata Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Hadi Wahyudi, saat dikonfirmasi, Selasa.
Dia pun menyangkal jika suara pria dalam rekaman itu adalah Kapolres Batubara Kombes Taufik Hidayat Thayeb.
"Suara tersebut bukan merupakan suara Kapolres Batubara bersama Forkompimda lainnya, namun perkembangannya lebih lanjut sudah oleh Polda Sumatera Utara,” sambungnya.
Ia mempertegas, jika dalam Pemilu 2024 nanti, Polri akan berada dalam sikap netral sesuai dengan Undang-undang RI nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia sesuai pasal 28 ayat (1) dan (2)
“Polri tetap netral sebagaimana amanah undang-undang,” jelasnya.
Berita Terkait
-
Duel Ketat Elektabilitas, AMIN Gerus Basis Suara Tradisional Prabowo, Siapakah yang Akan Menang?
-
Serangan Anies dan Ganjar di Debat Jadi Senjata Makan Tuan, Buat Prabowo Raup Banyak Simpati
-
Anies Baswedan Curiga Upaya Rekayasa Suara Pilpres 2024, Kader Partai Demokrat: Jangan Norak
-
Iklan Videotron Anies Baswedan Diturunkan, Geisz Chalifah: Merusak Demokrasi
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024