Suara.com - Tinggal hitungan jam, rakyat Indonesia akan menentukan pemimpin pilihan melalui Pemilu 2024.
Buat nostalgia, masih ingatkah kamu dengan pemilu Indonesia yang pernah diikuti lebih dari dua capres dan cawapres?
Momen itu terjadi ketika pemilu pertama setelah memasuki era reformasi yakni pada tahun 2004.
Pada pemilu 20 tahun lalu itu diikuti sebanyak lima pasangan capres dan cawapres.
Mereka adalah pasangan Wiranto-Gus Solah, Megawati Soekarnoputri-Hasyim Muzadi, Amien Rais-Siswono Yudo Husodo, Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla serta Hamzah Haz-Agum Gumelar.
Nah setelah 20 tahun kemanakan para kandidat capres dan cawapres tersebut?
Wiranto
Mantan Panglima TNI tersebut setelah sempat memegang pucuk pimpinan Partai Hanura saat ini diketahui menjadi salah satu pendukung Prabowo Subianto yang berpasangan dengan Gibran Rakabuming Raka di Pemilu 2024.
Gus Solah
Baca Juga: Biar Enggak Asal Coblos, Kenali Pilihanmu! Ini Cara Cek Caleg DPR, DPD, dan DPRD Pemilu 2024
Pengasuh pondok pesantren Tebuireng yang tak lain adik dari Gus Dur ini telah wafat pada 2 Februari 2020 silam akibat sakit.
Megawati Soekarnoputri
Putri dari Presiden Soekarno tersebut saat ini masih menjabat sebagai ketua umum partai PDI Perjuangan.
Partainya yang berkoalisi dengan Hanura, Perindo serta PPP di kontestasi Pemilu 2024 ini mengusung capres cawapres Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.
Hasyim Muzadi
Mantan ketua umum Nahdlatul Ulama ini telah meninggal dunia pada 16 Maret 2017 di Kota Malang, Jawa Timur.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto