Suara.com - Pelaksanaan Pemilihan Legislatif atau Pileg telah berlangsung 14 Februari kemarin. Berdasarkan hasil perolehan sementara atau hitung cepat beberapa lembaga survei diketahui sejumlah partai yang tidak memenuhi ambang batas parlemen alias parliamentary threshold DPR RI.
Kondisi ini pun membuat pupus harapan para calon legislatif (caleg) partai merasakan kursi senanyan. Di antara partai yang diprakirakan tidak lolos ambang batas parlamen ada partai besutan konglomerat Hary Tanoesoedibjo, Perindo.
Di partai ini, tidak hanya Hary Tanoesoedibjo atau akrab juga dikenal Hary Tanoe yang maju sebagai calon legislatif (caleg), namun juga keluarga besarnya, mulai dari istri sampai anak-anaknya.
Mengacu pada UU Nomor 7/2017 tentang Pemilihan Umum Pasal 414 ayat 1 yang menyebutkan jika ambang batas parlemen atau parliamentary threshold ditetapkan paling rendah 4 persen dari jumlah suara sah secara nasional.
Sementara Perido hanya mencapai 1,42 persen (lembaga survei indikator), 1,42 persen (lembaga survei LSI) dan 1,29 ( lembaga Poltracking). Berdasarkan hitung KPU menilik pada Kamis (15/2/2024) pada pukul 16.00 wib, Perindo baru di angka 1,234 persen.
Pencapaian partainya membuat harapan HT, istri, dan keluarganya tersebut gagal menuju senanyan.
HT, Istri dan 5 Anak Gagal Ke Senanyan
Melansir sejumlah sumber, diketahui jika HT merupakan caleg dengan daerah pemilihan (dapil) Banten III dengan nomor urut 1. Sang istri pun, Liliana Tanoesoedibjo maju dari Dapil DKI Jakarta II dengan nomor urut 1.
Sementara putri sulung HT, Angela Tanoesoedibjo maju dari dapil Jawa Timur I, sedangkan putri kedua, Valencia Tanoesoedibjo juga maju dari Dapil DKI Jakarta III.
Baca Juga: Pujian Mengejutkan Hary Tanoe ke Ganjar-Mahfud: Tak Punya Kepentingan Pribadi!
Putri ketiga Jessica Tanoesoedibjo turut maju dari Dapil NTT II.
Sementara putri keempat, Clarissa Tanoesoedibjo maju dari Dapil Jabar l dan anak bungsunya Warren Tanoesoedibjo pun ikut maju dari Dapil Jawa Tengah l.
Harta Kekayaan HT
HT tercatat sebagai orang terkaya ke-39 di Indonesia versi Forbes yang berdasarkan informasinya, kekayaannya mencapai US$ 1,09 miliar atau setara Rp 16,63 triliun.
Sementara sang putri sulung Hary, Angela Herliani Tanoesoedibdjo memiliki harta kekayaan mencapai Rpp347,75 miliar.
Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif berdasarkan e-lhkpn KPK diketahui memiliki tanah dan bangunan Rp196,31 miliar.
Ia pun tercatat memiliki alat transportasi dan mesin senilai Rp3,4 miliar yang terdiri dari mobil Landrover Range Rover tahun 2014 sekaligus mobil Lexus LX 570.
Selain itu, punya harta bergerak lainnya sebesar Rp 40,43 miliar, surat berharga Rp 80,99 miliar, serta kas setara Rp 26,50 miliar.
Tag
Berita Terkait
-
Audrey Vanessa Wakili Indonesia Ikut Miss World 2024, Begini Persiapannya
-
Pujian Mengejutkan Hary Tanoe ke Ganjar-Mahfud: Tak Punya Kepentingan Pribadi!
-
Adu Sumber Kekayaan Marcus Gideon dan Kevin Sanjaya, Sesama Pebulu Tangkis Punya Adab Beda Saat Dukung Capres
-
Beda Adab Marcus Gideon dan Kevin Sanjaya Jelang Pilpres 2024, Mantu Ketum Parpol Malah Tak Ikut-ikutan Kampanye
-
Jawab Keheranan Hary Tanoe soal Anak Buahnya, Polisi Sebut Penyitaan Ponsel Aiman untuk Keperluan Ini
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis
-
Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura
-
Rantai Hingga Alat Bor Jadi Bukti, Ini Sederet Alat Siksa Penyekapan di Percetakan Senen