Suara.com - Mantan Bupati Tanah Bumbu, Kalsel Mardani H Maming yang kini jadi tahanan korupsi, terlihat bebas melakukan perjalanan dari Banjarmasin ke Surabaya melalui bandara.
Gerak-geriknya terekam CCTV ketika akan menaiki pesawat Citilink. Video tersebut viral di media sosial.
Terlihat di video narapidana Lapas Sukamiskin itu berjalan di bandara ditemani sejumlah orang. Mardani tampak santai dan tidak diborgol saat berada di bandara.
Baca juga:
Detik-detik Ledakan Tabung Gas di Warung Nasi Malang, 6 Pegawai Terluka Bakar
Asap Mengepul Tebal, Kapal Terbakar di PT BMS Tanjung Uncang Saat Proses Perbaikan
Padahal, ia seharusnya menjalani sidang PK di PN Banjarmasin dengan pengawasan ketat dari petugas kepolisian dan lapas.
“Berdasarkan Informasi dari Lapas Klas I Sukamiskin, yang bersangkutan secara resmi menghadiri sidang PK (Peninjauan Kembali) di PN Banjarmasin,” kata Koordinator Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM, Edward Pagar Alam ditulis Selasa (20/2/2024).
Untuk diketahui, Mardani yang juga mantan Bendahara PBNU dan Ketum HIPMI ini dihukum 10 tahun penjara oleh Pengadilan Tipikor Banjarmasin karena menerima suap Rp118 miliar terkait IUP batu bara.
Hukumannya bahkan diperberat menjadi 12 tahun oleh Pengadilan Tinggi Banjarmasin dan MA memerintahkan Mardani untuk mengembalikan Rp110 miliar ke negara.
Saat ini belum diketahui, tujuan Mardani ke Surabaya, namun ada dugaan ia ingin bertemu dengan kerabatnya.
Berita Terkait
-
Viral Terpidana Korupsi Mardani Maming 'Pelesiran' ke Luar Kota, Apa Kata Dirjen Pas?
-
Tahanan Korupsi Mardani H Maming Diduga Melenggang Bebas Keluar Kota Tanpa Pengawalan
-
90 Persen Tahanan Korupsi Suap Pegawai KPK, Paling Besar Rp 20 Juta Demi Selundupkan Ponsel
-
Waspada Sebelum Memilih, Ada Caleg Mantan Koruptor di Pemilu 2024: Ini Daftar Nama Beserta Dapilnya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT