Suara.com - Polisi segera melaksanakan gelar perkara untuk menetapkan tersangka di balik kasus pemotor lawan arah tewas tertabrak mobil di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Casablanka, Setia Budi, Jakarta Selatan.
Kepala Seksi Kecelakaan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya Kompol Diella Kartika Artha mengatakan gelar perkara akan dilaksanakan dua atau tiga hari ke depan.
"Mungkin dalam dua atau tiga hari ini ya nanti kita kan akan gelar perkara," kata Diella kepada wartawan, Selasa (20/2/2024).
Menurut Diella, penyidik saat ini masih melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Hasil pemeriksaan saksi-saksi tersebut nantinya akan dijadi dasar penyidik untuk menetapkan tersangka dalam proses gelar perkara.
"Kita masih dalam penyelidikan, karena masih kita dalami dan periksa saksi-saksi," katanya.
Lawan Arah
Sebelumnya, seorang pemotor bernama M Arifin Ilham (17) tewas tertabrak saat melawan arah di JLNT Casablanka, Setia Budi, Jakarta Selatan, pada Minggu (18/2/2024). Peristiwa ini terjadi sekira pukul 02.00 WIB dini hari.
Berdasar keterangan yang diunggah akun Instagram @wargajakarta.id disebutkan korban merupakan warga Jakarta Timur. Saat kejadian yang bersangkutan hendak melintas dari arah Tanah Abang mengarah ke Tebet.
Namun saat hampir di ujung JLNT Casablanca, ada pihak kepolisian yang berjaga. Korban yang panik, bersama pemotor lainnya memutar balik atau melawan arah.
Baca Juga: Pasca Kecelakaan Maut di JLNT Casablanca: Masih Banyak Pemotor yang Nekat Melintas
“Setibanya di dekat ujung jalan JLNT, sejumlah motor tersebut berputar balik (lawan arah) dikarenakan adanya petugas polisi lalu lintas yang tengah berjaga,” tulisnya.
Sementara di sisi lain saat sejumlah pemotor tersebut memutar arah, tiba-tiba dari arah yang berlawanan ada sebuah mobil jenis SUV yang kemudian menabrak korban. Akibatnya korban tewas di tempat.
"Saat rombongan motor berkendara secara berlawan arah, tiba-tiba sebuah mobil diduga jenis SUV menabrak salah satu dari sejumlah pemotor tersebut hingga Korban tewas dilokasi kejadian," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Isu Sanksi AS Usai Indonesia Borong Rudal BrahMos Rp 5,9 Triliun, Pakar Buka Suara
-
Menteri HAM Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS, Minta Polisi Usut Tuntas
-
Cegah Defisit Dampak Perang, Prabowo Lirik Jurus Pakistan: Pangkas Gaji Pejabat hingga WFH
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam