Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menegaskan dirinya tidak masalah dengan kritikan yang datang dari insan pers atau kalangan media. Menurutnya, hal itu merupakan bentuk kebebasan pers.
Hal itu disampaikan Jokowi dalam sambutannya di Peringatan Puncak Hari Pers Nasional di Ancol, Jakarta Utara.
"Saya juga sering dikritik tajam. Ada gambar wajah saya yang unik-unik, yang aneh-aneh di sampul media, di sampul majalah, di media sosial. Ramai sekali, aneh-aneh, tapi tidak apa-apa, tidak ada masalah buat saya," kata Jokowi, Selasa (20/2/2024).
Meski dirinya tidak masalah, Jokowi secara jujur mengakui dirinya mendapat komplain terkait gambar-gambar unik dirinya di sampul media. Komplain tersebut diutarakan cucu Jokowi.
"Tapi cucu saya ada yang komplain. Mbah, manggil saya kan mbah,'Mbah wajahnya mbah kok jadi digambar jelek banget?" kata Jokowi menceritakan komplain dari sang cucu.
Jokowi menegaskan kembali bahwa dirinya tidak masalah atas kritik yang datang dari media. Presiden dua periode ini menyampaikan bahwa dirinya menghormati kebebasan pers.
"Ya itu lah, ini bagian dari penghormatan saya atas kebebasaan pers, kebebasan berekspresi, dan kebebasan berpendapat," kata Jokowi.
Berita Terkait
-
Setelah Surya Paloh, Jokowi Pastikan Akan Undang Cak Imin dan Megawati ke Istana
-
Presiden Jokowi Akan Undang Muhaimin Iskandar dan Megawati Soekarnoputri ke Istana
-
Potret Lawas Selvi Ananda Pakai Hijab Jadi Omongan Netizen: Pas Lagi Mau Mualaf?
-
Momen Mayor Teddy Tegur Dokter di RSPPN Ramai Jadi Omongan: Ngenes Banget
-
Fantastis! Harga Beras 10 Kg di Daerah Ini Setara 40 Gram Perak Antam
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung