Suara.com - Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jasad seorang bocah bernama Rafi Aditya (13) di aliran Kali Sunter, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Kamis (29/2/2024) kemarin.
Kepala Basarnas Jakarta, Desiana Kartika Bahari, mengatakan peristiwa ini bermula ketika Rafi bersama rekan sebayanya berenang di aliran Kali Sunter. Arus air yang kencang membuat Rafi terseret.
Setelah berjibaku melakukn pencarian, jasad Rafi ditemukan sekitar radius 30 meter dari lokasinya tenggelam.
“Jasad korban kami temukan pada siang menjelang petang tadi, kemudian kami lakukan proses evakuasi menuju rumah duka untuk kita serahkan kepada pihak keluarga,” kata Desiana dalam keterangan tertulis yang diterima Jumat (1/3/2024).
Meski Rafi telah ditemukan dalam radius 30 meter dari titik tenggelam, namun Tim SAR telah melakukan pencarian sepanjang 2 Km dari lokasi kejadian.
Saat melakukan pencarian kata Desiana, pihaknya membagi 2 kelompok. Pencarian dilakukan melalui bantaran kali dan menggunakan perahu karet.
“Operasi gabungan ini melibatkan Basarnas Jakarta, Brimob Polda Metro Jaya, BPBD DKI Jakarta, Damkar Jakarta Timur, Satpol PP Jakarta Timur, Baznas Tanggap Bencana, Aviation Voulenteer Indonesia, CVI, dan masyarakat,” tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BRI Group Makin Diakui, Raih Enam Penghargaan Bergengsi Asia 2026
-
BRI Group Raih Enam Penghargaan Internasional, Tegaskan Daya Saing di Tingkat Global
-
Bahaya Laten Self-Diagnosis: Saat Gangguan Mental Berubah Jadi Tren Estetika di Media Sosial
-
Enam Penghargaan untuk BRI Group, Bukti Kinerja dan Transformasi Berkelanjutan
-
Menjelajahi Kedalaman Luka dan Nostalgia dalam The Grand Budapest Hotel
-
Tak Sekadar Batasi Konten, Instagram Mulai Beri Peringatan Saat Remaja Cari Istilah Berbahaya
-
Profil Komjen Syahardiantono, Kabareskrim 'Pembersih' Polri yang Disorot DPR Usai Absen RDPU
-
BRI Sabet Enam Penghargaan, Tegaskan Daya Saing di Tingkat Global
-
Skandal Korupsi MBG Merembet ke NTB, Kejagung Periksa Sejumlah Saksi
-
Dicibir karena Animasi Jelek, Niu Lai Jadi Box Office Saingi The Odyssey