Suara.com - Seorang bocah bernama Rafi Aditya (13) tenggelam di Kali Sunter, Jalan Kayu Mas Utara, Pulogadung, Jakarta Timur, Kamis pagi, saat berenang di tengah hujan mengguyur wilayah Jakarta.
"Korban bersama kedua temannya sedang berenang di Kali Sunter, tiba-tiba terbawa arus kencang," kata Kepala Satuan Pelaksana (Satpel) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Timur Sukendar ketika dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (29/2/2024).
Korban pun akhirnya tenggelam dan tidak dapat ditolong oleh warga sekitar.
Tim SAR gabungan sedang melakukan pencarian korban yang merupakan warga Jalan Kayu Mas Gang Damai RT 011/RW 004, Pulogadung, Jaktim.
Pihaknya bersama personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur dan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Wilayah (PPSU) melakukan pencarian dengan menggunakan perahu karet.
Kepala Seksi (Kasi) Operasional Sudin Gulkarmat Jakarta Timur Gatot Sulaeman menambahkan, korban bersama temannya tengah bermain hujan di Kali Sunter.
"Karena airnya cukup tinggi dan arusnya sangat terasa, maka korban terbawa arus," kata Gatot. (Antara)
Berita Terkait
-
Duh, Bocah 14 Tahun Tewas Tenggelam Saat Berenang Di Waduk Flamboyan Cengkareng
-
Bocah Laki-laki Ditemukan Tewas Di Pintu Air BKT Jakarta Timur
-
Sempat 1 Hari Hilang di Kali Ciliwung, Bocah di Kramat Jati yang Kepleset saat BAB Ditemukan Sudah jadi Mayat
-
Bocah 12 Tahun Hanyut usai Terpeleset saat BAB di Kali Ciliwung, Muhammad Rizki Belum Ditemukan
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung